Harmonisasi Sangat Indah Dalam Kegiatan Sosialisasi Program Klaster Mandiri Sekolah Literasi Indonesia Dompet Dhuafa


RADAR-BARRU.COM--Sekolah Literasi Indonesia (SLI) dan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), Dompet Dhuafa bersama mitra Matahari Departement Store menggelar Sosialisasi Program Klaster Mandiri di Desa Rannaloe Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, pada hari kamis, 20/10/2022. Kegiatan tersebut berlangsung dari pukul 09.00-15.00 Wita, di Aula kantor desa Rannaloe. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bapak Alimuddin, S.Pd selaku Kepala Desa Rannaloe dan dihadiri oleh aparat desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan, kepala puskesmas, Babinsa, Kepala Dusun, Karang taruna, komunitas mahasiswa Rannaloe, kepala sekolah, guru dan masyarakat umum. 

Dalam kesempatan tersebut pak Alimuddin menyampai ucapan terima kasih kepada Lembaga Dompet Dhuafa yang telah memilih Desa Rannaloe sebagai penerima manfaat untuk program Klaster Mandiri. Menurutnya desa Rannaloe adalah desa yang cukup potensial untuk dikembangkan dari segi pendidikan, kesehatan dan ekonomi, paparnya selaku Kepala Desa.


Adapun agenda inti kegiatan ini yakni penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan pemaparan kegiatan apa saja yang dilaksanakan oleh program klaster mandiri, di antaranya pendirian Taman Bacaan Masyarakat (TBM), pelatihan terhadap guru dan masyarakat, pembentukan komunitas literasi bagi guru dan masyarakat, perbaikkan unit kesehatan sekolah, pelatihan dokter kecil, dan pemantau gizi ibu dan anak.

Melati fasilitator pendidikan SLI-DD menyampaikan “tidak ada negara yang kuat tanpa literasi. Jadi mari gemar membaca”. Asdinullah direktur LKC Sulawesi Selatan dan Nurul, Bidan Desa Dompet Dhuafa. Turut meyakinkan masyarakat bahwa dengan adanya program klaster mandiri ini, dapat menciptakan peningkatan kapasitas dan kemandirian desa. 

Nampak suasana hangat dalam Sosialisasi tersebut, para penerima manfaat diantaranya sekolah dampingan MIS Guppi Rannaloe, MTS Guppi Rannaloe, MAS Guppi Rannaloe, TK Komunitas Menara, MIS Al Islam Guppi Ta'buakang, para penggiat literasi, dan tokoh masyarakat, menyambut program ini dengan sangat antusias. Mereka ingin segera program ini memberikan manfaat yg berkepanjangan untuk desa mereka.

Hal tersebut sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai dari program ini. Keterlibatan dan kemandirian pada tiga ekosistem yakni keluarga, sekolah dan masyarakat. Kemudian Lembaga Dompet Dhuafa bersama berharap di desa ini bisa bertransformasi dengan apik, baik dari segi pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Sehingga desa Rannaloe, bisa menjadi desa percontohan yang bisa direplikasi oleh desa lain, sebagai kampung literasi, yang masyarakatnya sehat dan sejahtera. 


Penulis : Melati Syahrir

0/Post a Comment/Comments

Tag Terpopuler

Stay Conneted

Domain