RADAR-BARRU.COM--Pengerjaan Proyek Peningkatan Infrastruktur pada ruas jalan di Kelurahan Palanro ke Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulsel, molor.
Proyek Jalan Beton dengan anggaran Rp 6 139.210.000 nomor kontrak, 05/Kontrak/Dau/DPUTR-Perkim/BR/XI/2022 dengan tanggal kontrak 28 November 2022 dengan waktu proses pekerjaan 28 hari, kontraktor CV. Mega Jaya Pratama
Proyek peningkatan ruas jalan yang menelan anggaran hingga milyaran rupiah tersebut dalam pelaksanaannya diperuntukkan untuk pengerjaan jalan lintas kecamatan Mallusetasi.
Ketua YBH Kompak Indonesia Harisman, yang dihubungi melalui telepon, Senin (30/01/2023) menyebut bahwa proyek milayaran tersebut harusnya selasai tahun 2022 lalu, namun kenyataan sekarang baru 70 persen yang baru dikerjakan.
Kontraktor tersebut lalai dalam pekerjaan seharusnga dikontrak sudah selesai ranpung 100 persen sampai tanggal 31 desember 2022.
Harisman, duga tidak sesuai spek dikontrak dan bobot pekerjaan belum mencapai 70 persen, mudahan-mudahan APH Untuk analisis setelah pekerjaan ranpun.
Lebih lanjut kata Harisman, sebagai upaya pencegahan dugaan tindak pidana korupsi diharapkan agar Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK RI turut serta melakukan pengawasan secara ketat pada proyek milyaran rupiah tersebut.
"KPK harus ikut mengawasi pengerjaan jalan beton ini, dan diharapkan dapat mencegah agar tidak terjadinya kerugian pada uang negara," tegas pria yang kerap disapa Risman.
Sumber: radar-barru.com