RADAR-BARRU.COM--Pemerintah Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan mengusulkan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2023 sebesar Rp 1.009.661.954.105,00 setelah perubahan.
Rapat Paripurna I masa sidang tentang pembahasan rancangan KUA-PPAS APBD-P tahun 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Barru, Sabtu (30/9/2023) sore di Pimpin Ketua DPRD Barru Lukman T didampingi Wakil Ketua I DPRD Barru Afk Majid.
Hj Sri Wulandari Fraksi PKB, saat menyampaikan pendangan akhir Fraksi-Fraksi DPRD Barru penyusunan rencana pendapatan tahun anggaran 2023 adalah pendapatan asli daerah (PAD) direncanakan berdasarkan rata-rata realisasi PAD dengan melihat kondisi perkembangan daerah sebesar Rp116.536.037.481, 00.
Kemudian, pendapatan transfer APBN tahun 2023 dan pendapatan transfer dari Pemda Barru sebesar Rp, Rp. 789.176.622.849. Sementara anggaran pokoh, Rp.899.512.568.849.00 dan anggaran tambahan Rp.110.149.385.256 tahun 2023.
Lanjut Sri Wulandari, untuk belanja daerah dianggarkan yang terdiri dari belanja operasional, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja, transfer.1.006.608.922.840, setelah perubahan.
Selanjutnya ada penerimaan pembiayaan daerah pada perubahan APBD sebesar Rp. 103.949.294.775,00.,- dan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp3. 053.031.256,00, pembiayaan bersih 100.896.262.510.,00. Setelah perubahan.
Sementara anggaran pokoh Rp.899.512.568.849.00 dan anggaran tambahan Rp.110.149.385.256 tahun 2023.
Ia berharap perubahan APBD yang disampaikan dapat dilakukan secara konstruktif.
“Sehingga akhirnya sesuai jadwal yang ditetapkan dapat disetujui menjadi perubahan APBD tahun anggaran 2023,” terangnya.
Bupati Suardi Saleh dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya bahwa dengan sinergitas antara Pemerintah dan Legislatif dapat merampungkan tahapan pembahasan secara tepat waktu.
“Saya bersyukur bahwa kita semua telah berbesar hati untuk mengutamakan rakyat dan kepentingan kemajuan serta pembangunan daerah di atas segala-galanya. Keberhasilan ini diperoleh melalui proses dinamis,” ucapnya.
Olehnya itu, Bupati Suardi Saleh, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan para Anggota DPRD Kabupaten Barru yang telah meluangkan waktu, mencurahkan tenaga dan pikiran dalam melaksanakan proses tahapan pembahasan hingga selesai.
Begitupun dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan para kepala Perangkat Daerah bersama seluruh staf yang telah bekerja tanpa kenal lelah untuk menghasilkan Ranperda Perubahan APBD 2023.
Untuk itu, ia mengajak semua pihak lebih bekerja nyata saling bahu membahu, bekerjasama dalam menata dan melanjutkan pembangunan, dan terus berinovasi dalam rangka perbaikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kedepan kita harus lebih giat lagi bekerja untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tantangan kedepan akan jauh lebih berat dan kompleks sehingga kita harus tetap optimis bahwa dari tahun ke tahun kita bisa berbuat lebih baik, lebih produktif, dan lebih kreatif,” jelasnya.
Ketua DPRD Barru Lukman T dalam pidato pengantarnya mengemukakan Rapat Paripurna ini merupakan rangkaian akhir dalam pembahasan Ranperda perubahan APBD tahun 2023 yang dari sederetan tahapan pembahasan tertuang dalam tata tertib DPRD dapat diselesaikan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan dalam regulasi pengelolaan keuangan.
“Kendati tempo pembahasan yang relatif singkat, namun tidak mengurangi tujuan dan subtansi pembahasan. Esensi dilakukannya perubahan anggaran untuk efektivitas pemanfaatan APBD kita dalam memenuhi pembiayaan program dan kegiatan yang prioritas dan strategis dalam mendorong kemajuan Daerah” ucapnya.
Rapat paripurna ini dihadiri 25 anggota DPRD dan para pimpinan OPD, asisten dan staf ahli Sekretariat Daerah serta jajaran Forkopimda Barru.
Tim: redaksi.