Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Barru Tahun 2025–2026


RADAR-BARRU.COM— Kantor Pertanahan Kabupaten Barru melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kinerja pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengukur capaian kinerja Tahun Anggaran 2025 sekaligus memantapkan langkah strategis dalam menghadapi target kinerja Tahun Anggaran 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Barru, Ibu Filzah Wajdi, S.P., M.Si., secara langsung memaparkan laporan kinerja tahun 2025 serta menyampaikan rencana dan target kinerja tahun 2026 kepada Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Dony Erwan Brilianto, S.T., M.M.

Pemaparan tersebut mencakup berbagai capaian program strategis, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta inovasi yang telah dan akan terus dikembangkan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu, Ibu Filzah menegaskan komitmen seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Barru untuk terus berbenah, berinovasi, serta memperkuat sinergi internal demi mewujudkan pelayanan pertanahan yang semakin prima.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Dony Erwan Brilianto, S.T., M.M., menekankan sejumlah poin strategis yang harus menjadi fokus utama pada tahun 2026. Di antaranya adalah target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dengan rincian PBT sebanyak 750 bidang dan SHAT sebanyak 525 bidang. Target tersebut diharapkan dapat dicapai dengan perencanaan yang matang, kerja sama yang solid, serta penguatan koordinasi lintas sektor.

Selain itu, Kakanwil juga mendorong agar Kabupaten Barru mampu meraih predikat Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB) melalui pengembangan berbagai inovasi layanan. Menurutnya, inovasi bukan hanya sekadar tuntutan zaman, tetapi juga menjadi kebutuhan dalam menjawab ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

Dalam aspek sumber daya manusia, beliau menekankan pentingnya penataan SDM dan ASN, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), dengan mempertimbangkan pembagian zona wilayah kerja agar pelaksanaan tugas semakin efektif dan merata. Tak kalah penting, beliau juga mengingatkan agar seluruh jajaran mampu membangun budaya kerja yang menyenangkan, produktif, dan saling mendukung, sehingga kinerja dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran, Bapak Ir. Syamsuddin K., S.SiT., M.H., QRMO, turut menyampaikan beberapa penekanan penting. Ia menargetkan agar seluruh capaian PTSL dapat diselesaikan paling lambat pada bulan September 2026. Hal ini dinilai krusial agar masih tersedia waktu untuk evaluasi, perbaikan, dan penyempurnaan di akhir tahun anggaran.

Beliau juga menyoroti pentingnya percepatan sertipikasi tanah wakaf yang dimaknai sebagai bentuk kerja ibadah. Menurutnya, sertipikasi tanah wakaf bukan hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat. Dalam rangka itu, ditargetkan penyerahan sebanyak 10–20 sertipikat wakaf dapat dilakukan pada bulan Ramadhan sebagai wujud nyata pelayanan yang bermakna dan berdampak langsung.

Dari sisi teknis, Kepala Bidang Survei dan Pemetaan, Bapak Ir. Lompo Halkam, S.T., menekankan pentingnya penuntasan PDDM atau tunggakan yang berada di Seksi Survei dan Pemetaan. Ia menegaskan bahwa penyelesaian tunggakan menjadi kunci untuk mempercepat seluruh proses layanan pertanahan. Selain itu, penguatan layanan tematik juga dinilai perlu terus dikembangkan agar pelayanan lebih fokus, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam penutup arahannya, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan harapannya agar kualitas pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan. Menurutnya, pelayanan merupakan cerminan dari integritas dan profesionalisme institusi. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan dapat menjaga konsistensi, etika, serta semangat melayani dengan sepenuh hati.

Beliau juga menekankan pentingnya sinkronisasi data, khususnya dalam percepatan sertipikasi tanah wakaf di Kabupaten Barru, agar tidak terjadi tumpang tindih informasi serta dapat menjamin kepastian hukum bagi masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Barru semakin memantapkan komitmennya untuk terus berinovasi, meningkatkan kinerja, serta menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Bersama, kita wujudkan pelayanan pertanahan yang profesional, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.(*) 

0/Post a Comment/Comments

Stay Conneted

Domain