JAKARTA-- Rumah produksi Starvision resmi merilis official trailer dan poster film Kafir Gerbang Sukma sebagai penanda dimulainya rangkaian promosi film horor terbaru yang akan tayang di awal 2026, Selasa (6/1/2025).
Acara ini menjadi sorotan karena memperkenalkan kisah teror santet lanjutan yang lebih gelap dan menegangkan.
Starvision menyampaikan bahwa film Kafir Gerbang Sukma akan mulai tayang serentak di bioskop Indonesia pada 29 Januari 2026. Film ini disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, sosok yang dikenal piawai meramu horor dengan nuansa psikologis dan spiritual khas Indonesia.
Peluncuran trailer dan poster film Kafir Gerbang Sukma berlangsung pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Metropole XXI, Jakarta Pusat. Acara ini sekaligus menjadi ajang perkenalan visual pertama film kepada publik dan media nasional.
"Film pertama kita buat delapan tahun lalu, di film ini kita satukan seluruh cast menjadi sebuah reuni yang sangat menyenangkan. Film ini mengisahkan kisah keluarga yang sangat mencekam," ujar Produser Film Kafir Gerbang Sukma Chand Parwez Servia saat konferensi pers di Metropole XXI.
Secara garis besar, Kafir Gerbang Sukma mengisahkan kelanjutan hidup Sri, seorang perempuan yang delapan tahun lalu kehilangan suaminya akibat santet. Ia berusaha membangun kembali kehidupan bersama anak-anaknya, namun masa lalu kelam yang selama ini terkubur perlahan bangkit dan menuntut balas.
Petaka bermula ketika Sri dan keluarganya menjenguk sang ibu yang sakit keras. Sejak saat itu, teror supranatural mulai bermunculan, membuka tabir dosa masa lalu yang selama ini disembunyikan.
Kutukan dan dendam lama tersebut menyeret seluruh keluarga ke dalam ancaman mistis yang jauh lebih mematikan.
"Semoga Film awal tahun Starvision menjadi hiburan yang sehat bagi penonton, dan tak mengikuti jejak Sri. Film ini merupakan karya terbaik Starvision," papar Chand Parwez Servia.
Dengan perilisan trailer dan poster resminya, Kafir Gerbang Sukma semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu film horor Indonesia paling dinanti pada 2026. Kehadiran film ini diharapkan mampu menarik minat penonton sekaligus memperkaya deretan horor lokal yang mengangkat mitos dan kepercayaan masyarakat Indonesia.(Gbr)
Posting Komentar