Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Andi Ina, Sebut KIBAR Masih On Process. Masih Banyak Harus Kami Lengkapi

Minggu, 30 Agustus 2026 | Agustus 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-30T22:21:48Z

MAKASSAR— Bupati Barru, Andi Ina Kartika,  memanfaatkan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah untuk menyampaikan sejumlah agenda strategis pembangunan Kabupaten Barru.

Kegiatan yang digelar DPP Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) berlangsung di Graha Pena Lantai 19, Makassar, Ahad (30/8/2026) juga dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus Majelis Taklim Al-Barru Rahim.

Dihadapan jajaran pengurus KKDB Bupati Andi Ina menegaskan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan masyarakat, dunia usaha, perantauan, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Dengan APBD daerah sekitar Rp766 miliar, ini menjadi tantangan bagi saya dan Pak Wakil. Kita harus berpikir bersama bagaimana pendapatan daerah meningkat sehingga pembangunan Barru bisa berjalan sesuai harapan masyarakat dan anak-anak kita nantinya,” kata Andi Ina.

Salah satu fokus yang terus didorong adalah pengembangan Kawasan Industri Barru (KIBAR). Menurutnya, kawasan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah membuka peluang investasi dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi daerah.

“KIBAR ini masih on process. Masih banyak hal yang harus kami lengkapi untuk bagaimana mewujudkannya ada di Kabupaten Barru,” ujarnya.

Andi Ina juga membuka ruang bagi KKDB untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Menurutnya, warga Barru di perantauan memiliki potensi jaringan, gagasan, dan pengalaman yang dapat menjadi kekuatan tambahan bagi pemerintah daerah.

“Hadirlah bersama Pemerintah Kabupaten Barru. Pemerintah membuka ruang yang seluas-luasnya untuk kerja sama dengan KKDB agar kita dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat Barru,” tuturnya.

Selain sektor ekonomi dan investasi, Andi Ina mengungkapkan salah satu mimpi besar pemerintah daerah di bidang olahraga, yakni menghadirkan Akademi Sepak Bola Ramang di Kabupaten Barru.

Rencana tersebut diarahkan menjadi wadah pembinaan talenta sepak bola muda sekaligus menghidupkan kembali semangat sepak bola dari tanah kelahiran Ramang, legenda sepak bola nasional yang memiliki keterkaitan sejarah dengan Barru.

“Ramang itu legenda sepak bola nasional, bahkan sudah mendunia. Beliau lahir di Kabupaten Barru,” kata Andi Ina.

Program tersebut mendapat dukungan Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Barru. Andi Ina optimistis pembinaan yang terarah dan dilakukan secara bersama dapat melahirkan talenta sepak bola Barru yang berprestasi.

“Ini adalah mimpi, tetapi mimpi itu bisa menjadi kenyataan kalau ada kita semua,” ujarnya.

Disisi lain, Bupati Barru juga melihat peluang sinergi dengan Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam penanganan persoalan sampah.

Ia menyebut produksi sampah Kabupaten Barru sekitar 70 ton per hari, sementara Kota Makassar mencapai sekitar 1.000 ton per hari. Menurutnya, warga Barru yang berada di Makassar dapat ikut mengambil peran dalam membangun kesadaran pemilahan dan pengelolaan sampah.

“Orang-orang Barru harus menjadi corong bagaimana Makassar menjadi kota yang indah dan tidak jorok. Ini juga akan membawa nama Barru,” katanya.

Sinergi Pemkab Barru dan KKDB juga akan diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berisi program-program konkret.

Andi Ina berharap KKDB tidak hanya menjadi wadah silaturahmi warga Barru di perantauan, tetapi berkembang menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“KKDB menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Barru. Kita ingin kerja sama ini tidak berhenti pada MoU, tetapi segera ditindaklanjuti dengan program yang nyata,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Andi Ina turut menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Majelis Taklim Al-Barru Rahim yang baru dilantik. Ia berharap organisasi tersebut dapat berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan serta memberikan kontribusi dalam pembinaan generasi muda.

“Mudah-mudahan Majelis Taklim Al-Barru Rahim dapat hadir memberikan manfaat, terutama dalam membina anak-anak kita agar semakin bertambah iman dan ketakwaannya,” harapnya.

Sebelumnya Ketua Umum DPP KKDB, Dr. Ir. H. Tahir Burhan, M.Sc., dalam sambutannya mengajak warga Barru di Makassar untuk terus menjaga silaturahmi, nama baik daerah, dan mengambil peran dalam mendukung pembangunan Kabupaten Barru.

Ia menegaskan, KKDB siap bersinergi dengan Pemkab Barru melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga meminta Majelis Taklim Al-Barru Rahim menjadi wadah memperkuat ukhuwah, kepedulian sosial, serta kebersamaan warga Barru di perantauan.

“Jaga namanya, jaga nama Barru. Mari bersaing dan bersama-sama memberikan manfaat,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DPP KKDB, H. Aksa Mahmud, mendorong Pemkab Barru bersama DPRD, KKDB, dan seluruh pemangku kepentingan mengoptimalkan potensi daerah.

Menurutnya, meski Barru memiliki jumlah penduduk dan pendapatan daerah yang relatif kecil, daerah tersebut memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan.

“Orang Barru itu hebat. Biar kecil asal hebat,” ujarnya.

Aksa secara khusus mendorong pengembangan sektor pariwisata dengan mengoptimalkan potensi tiga air terjun di Barru sebagai destinasi unggulan dan sumber ekonomi baru. Ia juga mendukung rencana pembangunan rumah sakit, pengembangan kawasan industri, serta penguatan perlindungan terhadap investasi yang masuk ke Barru.

Dukungan juga datang dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang mengapresiasi keberadaan KKDB sebagai wadah silaturahmi sekaligus potensi kekuatan sosial warga Barru di Kota Makassar.

Munafri mengajak warga Barru terus menjaga kebersamaan, meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, serta berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, termasuk pendidikan karakter dan kebersihan lingkungan.

Ia juga berharap Majelis Taklim Al-Barru Rahim tidak hanya menjadi wadah kegiatan keagamaan, tetapi turut berperan membentuk generasi yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Percuma pintar kalau tidak berakhlak. Ada satu sosok idola yang harus kita teladani, yaitu Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.

Turut hadir, Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Ketua TP PKK Kota Makassar, Wakil Ketua DPRD Barru Muhammad Alif Andi Aska, Anggota DPRD Barru Rudi Hartono, Sekda Barru, para asisten, staf ahli , jajaran Pemkab Barru dan Pemkot Makassar,  Ketua Dewan Penasihat KKDB H. Aksa Mahmud, Mantan Ketua KKDB H. Muhammad Yasin Asis dan Nyonya, Sekda Provinsi Sulawesi Selatan pada masanya Dr. Abdul Hayat Gani, M.Si., Dewan Pakar DPP KKDB H. Halim Muharram, Ketua Baznas Kab. Barru, para pengurus DPP KKDB, pengurus Majelis Taklim Al-Barru Rahim, Srikandi KKDB, Pembawa Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Prof. Dr. H. Munawir K., S.Ag., M.Ag., dan undangan lainnya.a
×
Berita Terbaru Update