RADAR-BARRU.COM- Pemda Barru resmi membuka pendaftaran calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Barru untuk masa jabatan 2026–2031.
Proses seleksi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pengelolaan zakat berjalan profesional dan transparan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Barru, Sarmiati Burhanuddin, dihubungi melalui telepon, pada Selasa (27/10/2026) mengatakan pendaftaran dibuka untuk Ketua Baznas dan Anggota Baznas, Ia juga mengajak masyarakat yang memenuhi kriteria untuk ikut berpartisipasi dalam seleksi tersebut.
Sarmiati Burhanuddin, menjelaskan, pendaftaran Ketua dan anggota Komisioner BAZNAS Barru dimulai pada 23 Oktober hingga 18 November tahun 2026. Kesempatan ini terbuka luas bagi masyarakat yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat.
Ia menegaskan, panitia seleksi ingin menjaring figur terbaik yang memiliki integritas dan profesionalitas. Harapannya, pengelolaan zakat di Barru semakin transparan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengundang seluruh masyarakat yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam seleksi pimpinan BAZNAS Barru,” tambahnya.
Panitia menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon pendaftar. Di antaranya, harus Warga Negara Indonesia, beragama Islam, serta berusia minimal 40 tahun.
Selain itu, calon harus memiliki integritas, akhlak mulia, serta kompetensi dalam pengelolaan zakat. Peserta juga wajib sehat jasmani dan rohani serta bersedia bekerja penuh waktu.
Calon pendaftar tidak boleh terlibat dalam politik praktis maupun menjadi anggota partai politik. Mereka juga tidak boleh merangkap jabatan di lembaga pengelola zakat lain serta tidak pernah terlibat tindak pidana berat.
Khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetap diperbolehkan mendaftar dengan syarat bersedia diberhentikan sementara sesuai ketentuan yang berlaku. Minimal pendidikan yang disyaratkan adalah lulusan SMA atau sederajat.
Proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi simzat.kemenag.go.id atau dengan memindai barcode yang disediakan panitia.
Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi pada 13–14 November 2026, dilanjutkan ujian tertulis berbasis CAT pada 18–20 November 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti tahap wawancara pada 25–26 November 2026.
“Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 23 November 2026,” kata Sarmiati.
Ia menambahkan, tim seleksi terdiri dari unsur Pemerintah Barru, Kementerian Agama Barru, dan kalangan akademisi. Pimpinan BAZNAS yang saat ini menjabat juga masih berpeluang mendaftar kembali karena baru menjalani satu periode.
Nantinya, panitia bersama Pemda Barru akan mengusulkan maksimal 10 nama calon pimpinan ke BAZNAS RI pada 28 November 2026.Hingga proses seleksi lanjutan hingga penetapan akhir menjadi kewenangan BAZNAS pusat.
“Seluruh hasil seleksi akan di konsultasikan kepada Bupati Barru Andi Ina selaku pembina,” ucap Sarmiati Burhanuddin.
Seleksi BAZNAS: Bagian Kesra Setda Barru Jl. Sultan Hasanuddin No.82 Barru Narahubung: Ariyani Arifin 081261268988 Muawiah 085340988812, Faisal Hasman 081342390027.
Penulis: redaksi