MAKASSAR — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tim Pelaksana II Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi forum untuk meninjau perkembangan pelaksanaan program serta mengevaluasi capaian kinerja pertanahan dan tata ruang di Sulawesi Selatan.
Monitoring dan evaluasi tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari capaian kinerja dan realisasi pengeluaran, perkembangan proyek pembangunan, pengelolaan pertanahan, pemetaan, pendaftaran tanah, hingga pengadaan tanah. Pembahasan turut meliputi kinerja tata ruang, transformasi layanan, dan sinkronisasi data sebagai bagian dari upaya mendukung keterpaduan pelaksanaan program.
Melalui peninjauan capaian kinerja dan realisasi pengeluaran, kegiatan ini diarahkan untuk melihat kesesuaian antara pelaksanaan kegiatan, pemanfaatan anggaran, dan target yang telah ditetapkan. Evaluasi pada aspek tersebut menjadi penting agar setiap program dapat berjalan secara efektif, terukur, serta memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Perkembangan proyek pembangunan juga menjadi bagian dari pembahasan untuk memperoleh gambaran mengenai kemajuan pelaksanaan kegiatan dan berbagai hal yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu mengidentifikasi hambatan sejak dini sehingga langkah penyelesaian dapat disiapkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pelaksanaan di lapangan.
Pada bidang pengelolaan pertanahan, monitoring dan evaluasi menjadi sarana untuk meninjau kemajuan program serta memperkuat koordinasi dalam pelaksanaannya. Keterpaduan antarbidang diperlukan karena setiap tahapan kegiatan pertanahan saling berkaitan dan membutuhkan dukungan data yang memadai serta proses kerja yang selaras.
Pembahasan mengenai pemetaan dan pendaftaran tanah turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Ketersediaan data pertanahan yang akurat, lengkap, dan mutakhir merupakan unsur penting dalam mendukung tertib administrasi pertanahan serta peningkatan kualitas layanan. Oleh karena itu, evaluasi terhadap kemajuan kedua bidang tersebut diharapkan dapat membantu mempertajam langkah percepatan pencapaian target dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pekerjaan.
Selain itu, tinjauan terhadap pengadaan tanah dilakukan sebagai bagian dari pemantauan pelaksanaan program yang mendukung kebutuhan pembangunan. Melalui evaluasi ini, berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi kelancaran tahapan pengadaan tanah diharapkan dapat diidentifikasi dan dikoordinasikan tindak lanjutnya bersama pihak terkait.
Kinerja tata ruang juga menjadi bagian dari ruang lingkup monitoring dan evaluasi. Pembahasan pada bidang ini diarahkan untuk mendukung keselarasan pelaksanaan program pertanahan dan tata ruang sehingga keduanya dapat saling menunjang dalam pelaksanaan pembangunan di Sulawesi Selatan. Koordinasi yang berkelanjutan diperlukan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan arah kebijakan dan sasaran program.
Sejalan dengan upaya peningkatan pelayanan, kegiatan ini turut membahas transformasi layanan dan sinkronisasi data. Transformasi layanan membutuhkan dukungan proses kerja yang semakin efektif serta data yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan. Sinkronisasi data menjadi bagian penting untuk mendukung keterhubungan informasi, mempermudah koordinasi, dan meningkatkan ketepatan dalam pelaksanaan layanan pertanahan.
Kunjungan Tim Pelaksana II Kementerian ATR/BPN ini menjadi kesempatan bagi Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan untuk menelaah perkembangan program sekaligus memetakan aspek yang masih membutuhkan penguatan. Melalui monitoring dan evaluasi, diharapkan dapat dirumuskan langkah tindak lanjut yang lebih terarah berdasarkan kendala dan kebutuhan pelaksanaan kegiatan.
Hasil evaluasi diharapkan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan efektivitas program, memperkuat akuntabilitas, serta mempercepat pencapaian target kinerja. Tindak lanjut yang terkoordinasi menjadi bagian penting agar proses evaluasi dapat mendorong perbaikan pelaksanaan kegiatan dan kualitas hasil kerja.
Melalui kegiatan ini, Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan kualitas pelaksanaan program pertanahan dan tata ruang. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan yang semakin profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(*)