-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Petani di Barru Keluhkan Harga Gabah Cuma Rp 4600 Perkilo, Kadis Pertanian Sebut Sudah Mahal

Sabtu, 21 Mei 2022 | Mei 21, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-05-21T17:20:47Z

RADAR-BARRU.COM–Memasuki musim panen, harga gabah anjlok. Kondisi ini dikeluhkan para petani. Harga gabah  turun dari harga sebelumnya. Petani mengeluh karena harga gabah tak sebanding dengan biaya yang telah dihabiskan. 

Ismail (56) Petani Desa Madello, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru meminta pemerintah segera bersikap atas anjloknya harga gabah. 

“Sekarang ini harga gabah turun sampai Rp 4600 ribu per satu kilo, sementara waktu mulai Panen, harga Gabah 4700 perkilo gram, ” kata Ismail, salah seorang petani saat ditemui radarbarru.c

Harga diperkirakan akan terus turun menyusul berlangsungnya musim panen. 

Petani sangat merasakan dampak menurunnya harga gabah ini. Apalagi luas lahan tanam padi tidak seberapa. Di sisi lain biaya yang telah dihabiskan sejak awal tanam sampai panen terbilang cukup besar. “Terutama yang paling membebani kita adalah harga pupuk. Selain langka juga mahal,” keluhnya.

Selain tingginya harga pupuk, selama satu tahun terakhir ini upah buruh dan sewa alat mesin pertanian juga mengalami kenaikan. 

Sementara itu Kadis Pertanian Kabupaten Barru Ir Ahmad yang dikonfirmasi melalui telepon, mengatakan harga petani saat ini sudah sangat mahal. 

Lanjut dia, harga pemerintah sebenarnya tergantung kualitasnya het gabah sesuai inpres unt GKP 4.250-4.300 perkilo gram. 

×
Berita Terbaru Update