RADAR-BARRU.COM--Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Barru gelar rapat paripurna tingkat II tentang Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Pelaksanaan Pertanggungjawaban APBD 2021.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung DPRD Barru Lantai, Jln Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulsel, Selasa (19/07/2022) terkait pendangan pandangan umum tentang Laporan Pelaksanaan APBD 2021 dan Penyerahan KUA PPAS 2022.
Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 antara Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan yang termuat dalam APBD Tahun Anggaran 2021.
Pada tahap akhir, kita akan mendengarkan pendapat akhir Fraksi untuk mendapatkan Persetujuan Dewan menjadi Peraturan Daerah.Kita bersyukur bahwa proses dan tahapan-tahapan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Barru Tahun Anggaran 2021 mulai dari penyampaian dokumen.
Pertanggungjawaban, Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Barru, jawaban/penjelasan eksekutif atas pemandangan umum fraksi-fraksi dan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Barru hingga proses persetujuan Rancangan Perda menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Barru Tahun Anggaran 2021 dapat berjalan dengan baik.
Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 ini, disusun dengan mengacu pada pelaksanaan program dan kegiatan seluruh SKPD Tahun Anggaran 2021 dan telah dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Propinsi Sulawesi Selatan. Audit tersebut bersifat menyeluruh tidak hanya yang dikelola oleh pemerintah daerah akan tetapi juga yang dikelola oleh berbagai stakholder seperti bantuan sosial kepada ormas-ormas dan menurut hasil pemeriksaan BPK-RI Perwakilan Propinsi Sulawesi Selatan.
"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Barru mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan adanya opini BPK-RI Perwakilan Propinsi Sulawesi Selatan tersebut, kita tidak boleh berpuas diri, opini tersebut kiranya menjadi pemicu dalam melakukan perbaikan pengelolaan keuangan yang lebih komprehensif.
Masih banyak yang harus diperbaiki, baik dari aspek perencanaan, pelaksanaan, maupun pelaporannya. Kita harapkan pengelolaan keuangan daerah di tahun-tahun mendatang akan lebih baik lagi. Hal ini tentunya membutuhkan sinergitas dan harmonisasi dari semua pemangku kepentingan baik dalam tataran pemahaman, persepsi maupun implementasi.
Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Fraksi-Fraksi dan seluruh anggota Dewan yang terhormat, yang telah memberikan masukan dan saran, semoga hal ini dapat menjadi masukan yang sangat penting kepada kami untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat di tahun-tahun mendatang dalam melaksanakan fungsi pemerintahan dan kemasyarakatan demi mewujudkan masyarakat Barru yang lebih maju.
Ucapan yang sama juga ingin kami sampaikan kepada rekan-rekan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atas dukungan dan komunikasi yang selama ini terjalin sehingga memberi andil terhadap pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten hingga saat ini. Semoga usaha dan kerja keras dari kita semua dalam menjalankan amanah rakyat Insya Allah bernilai ibadah.(*)