RADAR-BARRU.COM- Dalam acara Sosialisasi dan Donor Darah ini dihadiri oleh Ketua PMI DKI Jakarta, H. Rustam Effendi mengatakan PMI DKI Jakarta membutuhkan darah sekitar 1200 kantong perhari dan harus dipenuhi untuk yang membutuhkan.
"Darah dari para pendonor harus diproses terlebih dahulu dan bebas dari HIV, hepatitis B, hepatitis C, dan sipilis. Harus dipisahkan antara plasma dan trombosit. Untuk demam berdarah dibutuhkan trombosit kalau untuk Covid dibutuhkan plasma," ujarnya di Kantor PMI Jakarta, Jumat (19/08/2022).
Darah dibagikan di 150 Rumah Sakit di DKI Jakarta, 400 di Rumah Sakit di Jabodetabek disiapkan donor di 5 wilayah PMI, jika butuh darah bisa diminta ke PMI daerah setempat dan tidak harus ke pusat," imbuhnya.
Ketua Forum Kartika Indonesia, RAJT Kartika Oman Putriwijaya, S.S, S.H mengatakan Semuanya harus bersinergi untuk kemanusiaan dan apapun profesinya untuk Indonesia Sejahtera dan Indonesia Jaya.
"Untuk pendonor darah perlu tidur yang cukup minum air putih 2 gelas sebelum donor dan 2 gelas setelahnya. Istirahat 15 hingga 30 menit setelah donor untuk menstabilkan kondisi tubuh, imbuhnya"
"Donor Harus sesuai golongan darah A untuk A, darah O untuk O dan seterusnya.
Pengambilan darah sekitar 350 cc sampai 450 cc," pungkasnya.
Hadir pula dr. Dian Winarti, M. Biomed yang mengatakan bahwa Donor Darah adalah suatu gaya hidup sehat, untuk pendonor minimal berat badan 45kg usia minimal 17 tahun dan maksimal usia tidak dibatasi yang penting sehat," tutupnya.
Sumber: radar-barru.com