RADAR-BARRU.COM– Sejumlah wilayah di Kabupaten Barru mulai memasuki musim panen padi.
Harga gabah di tingkat petani saat ini di Barru naik dari panen sebelumnya. Harganya mencapai Rp5.500 hingga Rp5.7000 serta Rp. 5.800 per kilogram.
Namun, tingginya harga gabah tidak menyurutkan pedagang dari luar daerah seperti Pinrang dan Sidrap untuk memborong gabah petani Barru. Setiap hari mobil truk pengangkut gabah dari luar daerah masuk ke Kabupaten Barru mengangkut gabah.
Kepala Gudang Bulog Madello, Muhammad Arsalan, yang dihubungi melalui telepon, Senin (20/03/2023) mengatakan pedangan luar masuk beli di Barru karen pengusaha kita terbatas, sehingga tidak seberapa pembeliannya.
"Apalagi pedangan dari luar itu, bayar secara langsung kepada Petani, tida ada namanya berhutang, pedangan luar juga seperti Sidrap dan Pinrang berani tawarkan harga tinggi," kata, Muhmas Arsalan.
Namun harga pembelian pemerintah sesuai keputusan badan pangan nasional republil Indonesia, nomor 62/Ks.03.03/K/3/2023 tentang fleksibilitas harga gabah atau beras dalam rangka penyelengadaan cadangan beras pemerintah.
Harga Habah Kering Panen di Petani Rp. 5.000/kg per kilogram. Gabah Kering Giling di PenggilinganRp 6.200/kg per kilogram, Gabah Kering Giling di gudang Perum Bulog Rp 6.300/kg per kilogram dan Beras di gudang Perum Bulog Rp 9.950/kg per kilogram.
Menurut Muhammad Arsalan Bulog Madello Barru, siap menyerap gabah petani untuk memenuhi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Sementara itu kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru Ir Ahmad yang dikonfirmasi melalui telepon memgatakan harga gabah tingkat petani bervariasi ada Rp.Rp5.500 hingga Rp5.7000 serta Rp. 5.800 per kilogram.
Sumber: radar-barru.com