MAKASSAR--Melihat penyerahan rekomendasi Partai Nasdem untuk Calon Kepala Daerah Kab Barru untuk paket Ulfah-Mudassir, tim redaksi radar-barru.com menghubungi tim pemenangan Arizaldy untuk memberi tanggapan.
Maskur Tahir salah satu tim pemenangan Arizaldy menyampaikan selamat atas rekomendasi yang telah diterima oleh Ulfah-Mudassir. Maskur menyampaikan penghargaan atas tahapan yang dilakukan Partai Nasdem untuk Kabupaten Barru, sembari menjelaskan bahwa masing-masing partai pasti memiliki tahapan dan strategi yang berbeda.
Paket Ulfah-Mudassir dianggap layak untuk mendapatkan rekomendasi tersebut mengingat Nasdem memiliki kuota kursi yang pas untuk mengusung Bakal Calon Bupati dan Wakilnya.
Pastinya Arizaldy mendapatkan kesempatan untuk mempersiapkan strategi yang lebih matang untuk berkompetisi, dijelaskan lagi bahwa rekomendasi adalah simbol atau tiket untuk bisa memulai melakukan sosialisasi dan pengenalan kepada masyarakat.
Arizaldy saat ini dikabarkan tetap berproses baik dalam sosialisasi maupun proses kepartaian untuk juga mendapatkan rekomendasi. Gambarannya dengan diberikannya rekomendasi oleh nasdem ke salah satu bakal cakada, maka masih tersisa 20 kursi yang memungkinkan untuk berkoalisi di Kabupaten Barru.
Seperti yang diketahui, Arizaldy telah mengembalikan formulir ke 5 Partai, yakni PPP, PKS,PKB,DEMOKRAT dan PDIP. Dan telah menjalani fit and propper test di 2 Partai, sembari menunggu tahapan di 3 Partai lainnya.
"Memang agak berbeda dengan kebijakan partai Nasdem yang memungkinkan rekomendasi diberikan tanpa harus fit and propper test dan sah karena bagian dari kebijakan internal partai masing-masing" sambung Maskur.
Sepertinya Arizaldy menggambarkan anak muda yang gigih dalam mengabdikan diri di Kabupaten Barru, melihat keseriusannya melewati tahap demi tahap proses pesta demokrasi 5 tahunan ini. Dia menunjukkan ketenangannya dalam berproses, bahkan terlihat mempertontonkan gerakan politik yang santun, strategik, tenang dan lumayan membahayakan.
Muncul diwaktu yang singkat, dan berterima di kalangan masyarakat Barru tanpa harus terus didampingi oleh H Aras yang dianggap politisi yang cukup diterima oleh masyakarat Barru, menjadikan Arizaldy politisi muda yang lumayan sering diperbincangkan. Di partai mana akan berlabuh dan berpaket dengan siapa, seolah menjadi misteri yang dia sendiri mengetahuinya, mungkin bagian dari insting politik yang diturunkan oleh orang tuanya. Kalimatnya "kita akan berjodoh dengan partai dan pasangan di waktunya, dinikmati prosesnya" kata Maskur menirukan kalimat Arizaldy.
Tahapannya masih berlangsung, KPU menetapkan tanggal 27 Agustus 2024 pembukaan pendaftaran bakal Calon, dan masih memungkinkan banyak manuver yang bisa terjadi, paket Ulfah-Mudassir pun belum mendaftar di KPU, 20 kursi DPRD Barru juga belum memberikan rekomendasinya, jadi kemungkinan lain masih sangat terbuka untuk suatu proses perjalanan politik, ungkap Maskur sambil tertawa tipis saat dihubungi tim redaksi radar-barru.com.
Saat ditanyakan tentang Mudassir yang tidak mendapatkan restu jadi wakil Ulfah oleh Taufan Pawe, Maskur enggan menanggapinya. Kita harus menghargai mekanisme dan budaya masing-masing partai, tutupnya.(*)