-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

20 Capim KPK Didominasi Pejabat, 3 Jenderal Polisi, 3 Jaksa, BPK Hingga Politisi

Rabu, 11 September 2024 | September 11, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-09-13T02:17:08Z

RADAR-BARRU.C0OM,- Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan 20 nama Calon Pimpinan dan calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPKyang lolos dari hasil profile assessment. Dari latar belakang nama yang lolos, ada tiga jenderal polisi, dua jaksa, satu mantan pimpinan BPK, dan sejumlah calon yang pernah bekerja di KPK. Uniknya juga ada yang lolos berasal dari pimpinan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

“Yang dinyatakan lulus masing-masing untuk capim 20 orang dan Dewas ada 20 calon,” kata Ketua Pansel KPK Muhammad Yusuf Ateh di gedung Setneg, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2024).

Nama-nama peserta yang lolos tes tulis itu akan diumumkan di situs Kementerian Sekretariat Negara dan KPK. “Nama-nama peserta akan diumumkan jam 14.30,” katanya.

Tiga Jenderal Polisi
Tiga jenderal polisi yang lolos profile assessment adalah :

1. Komjen Pol Setyo Budianto

Komjen Pol Setyo Budianto saat ini ia menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian. Jenderal bintang tiga ini lulus dari Akademi Polisi (Akpol) tahun 1989 berpengalaman dalam bidang reserse.

Setyo Budiyanto memulai karier di Polri sebagai sebagai Kanit Harda Sat Serse Poltabes Ujung Pandang. Pria kelahiran 29 Juni 1967 ini pernah menjabat sebagai Kapolres Biak Numfor pada tahun 2009 dan Wadirreskrim Polda Papua pada 2010.


Setahun kemudian Setyo dipercaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda papua. Dalam tubuh lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto pernah menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK di tahun 2021.

2. Irjen Pol Djoko Poerwanto

Irjen Pol Djoko Poerwanto terakhir menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) 2023. Jenderal bintang dua ini lulusan Akademi Polisi (Akpol) tahun 1989. Ia berpengalam dalam bidang Reserse. Pernah menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) 2021. Pria kelahiran 7 November 1967 itu sebelumnya dipercaya sebagai Direktur Tipidkor Bareskrim Polri.

3. Irjen Pol Didik Agung Widjanarko

Irjen Pol Didik Agung Widjanarko saat ini ia menjabat sebagai Deputi pada bidang Koordinasi dan Supervisi di KPK yang diangkat pada 2022. Sebelumnya Irjen Pol Didik Agung Widjanarko adalah Kapolres Ambon dan pernah menjabat sebagai Kabid Humas Polda Maluku.

Tiga jaksa
Sedangkan yang berlatarbelakang jaksa yang lolos profile assessment adalah :

1. Johanis Tanak

Johanis Tanak sudah pensiun dari Kejaksaan dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua KPK.

2. Harli Siregar

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Harli Siregar menjadi salah satu jaksa yang direkomendasikan untuk mengikuti seleksi calon pimpinan KPK. Sebelum menduduki jabatannya sekarang, Harli pernah dipercaya untuk menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat pada 2023.

Selama berkarier di Kejagung, Harli Siregar mengawali karir dari Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam Deli Serdang Sumut, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.

Hari dilantik sebagai Kepala Kajati Papua Barat pada 20 Juni 2023. Ia menggantikan Juniman Hutagaol yang memasuki masa purnatugas.

3. Fitroh Rohcahyanto

Fitroh Rohcahyanto menjadi jaksa yang diperintah Kejagung untuk mengikuti seleksi calon pimpinan KPK. Dia adalah mantan Direktur Penuntutan KPK yang memilih mundur dan kembali ke instansi asalnya, Kejaksaan Agung, pada Februari 2023.

Fitroh bukanlah sosok baru di KPK, sebelum kembali ke Kejaksaan Agung pada 2023 silam, Fitroh merupakan Direktur Penuntutan KPK. Ia mundur dari jabatannya di tengah kontroversi pengusutan kasus Formula E.

Latar Belakang Pimpinan BPK
Sementara satu calon berlatarbelakang pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yakni Agus Joko Pramono. Agus memulai karir di BPK dari Tenaga Ahli Bidang BUMN/BUMD dan Kekayaan Negara yang Dipisahkan pada BPK RI, hingga Agustus 2013. Dia kemudian menjadi Anggota III BPK RI menggantikan Taufiequrahman Ruki yang pensiun.

Agus Joko Pramono lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 1 Agustus 1972. Dia menyelesaikan pendidikan Diploma 3 dan 4 di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Dia kemudian mengambil gelar Magister Akuntansi di Universitas Gadjah Mada dan lulus pada 2009.

Latar Belakang Pejabat
Mantan pejabat Pemprov DKI Jakarta adalah Michael Rolandi Cesnanta Brata, S.E. Ia menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Kemudian ada nama I Nyoman Wara. Ia saat ini ada pejabat di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jabatannya Auditor Utama Investigasi dan diembannya sejak 2016. Nyoman memulai kariernya sejak 1989 sebagai auditor BUMN Bank Indonesia hingga 2001.

Nama Nyoman bukan kali ini baru terdengar. Sebelumnya, ia pernah mengikuti ujian yang sama saat mendaftar sebagai capim KPK 2019-2023. Nyoman dikenal malang-melintang sebagai auditor sejak 2001 hingga 2010 di Bank Indonesia (BI). Tak hanya di BI, sebagai auditor, Nyoman juga sempat malang melintang di Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Kementerian Keuangan.

Pria kelahiran Karang Asem, Bali pada 9 Juli 1967 ini memiliki rekam jejak memeriksa banyak kasus besar. Kasus-kasus yang diperiksa secara investigatif oleh Nyoman antara lain terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), kasus Bank Century tahap I dan II, kasus Rumah Sakit Sumber Waras, dan PLTU Ambon.(Rls) 
×
Berita Terbaru Update