-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jokowi Curhat: Dikit-Dikit Salah Jokowi, Berani Nggak Nyalahin Pak Prabowo?

Sabtu, 15 Februari 2025 | Februari 15, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-02-15T22:43:00Z

JAKARTA,- Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyentil sejumlah pihak yang membencinya, menghina dan selalu menyalahkan dirinya setiap ada masalah di Indonesia. Dengan nada canda, Jokowi justru menantang penghinanya berani nggak mengkritik dan menyalahin Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dihadapan ribuan kader Partai Gerindra dalam perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025)

Jokowi kemudian berkelakar kalau tidak ada yang berani mengkritik suksesornya tersebut.

“Yang jadi sasaran adalah jokowi karena saking kuatnya presiden Prabowo Subianto dikit dikit yang salah Jokowi, dikit dikit yang salah Jokowi.” ujar Jokowi disamput gegap gempita kader Partai Gerindra.

“Coba sekali-sekali nyalahin Pak Prabowo, enggak berani. Karena kepemimpinan dan determinasi Pak Prabowo sangat teruji,” tambahnya.

Pernyataan Jokowi langsung disambut dengan tawa dari seluruh kader Gerindra serta tamu undangan lain, termasuk dari pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan jajaran Kabinet Merah Putih.

Jokowi menilai, Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin terkuat. Saking kuatnya, tidak ada yang berani mengkritik Prabowo.

“Coba cek seluruh presiden yang ada di dunia ini sekarang ini enggak ada yang sekuat bapak Prabowo,” ungkap Jokowi.

“Saking kuatnya, sampai detik ini saya tidak melihat ada yang berani mengkritik,” tegasnya.

Jokowi menyebut, kini justru dirinya yang menjadi sasaran kritik karena saking kuatnya Prabowo. Menurut Jokowi, kepemimpinan dan determinasi Prabowo sudah sangat teruji. Terlebih, Prabowo gigih maju dalam kontestasi pilpres setelah berkali-kali kalah sampai akhirnya menang pada Pilpres 2024.

Jokowi terus memuji Prabowo. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Negara dengan dukungan tertinggi di dunia, baik dari sisi approval rating maupun dukungan politik di parlemen. Hal itu dinilai membuat Prabowo sebagai kepala negara terkuat.

“Dengan kekuatan politik dan approval rating tadi, saya meyakini di bawah kepemimpinan Pak Prabwo, satu persatu nanti program yang sudah direncanakan nanti akan bisa terealisasi dengan baik,” ujar dia.

Approval Rating Tinggi

Jokowi lalu membandingkan approval ratingnya dengan Prabowo yang lebih tinggi darinya pada momen awal-awal pemerintahan.

“Saya ingin menyampaikan sedikit tentang angka-angka. Tahun 2014 saat awal saya menjabat approval rating diawal-awal yang diberikan lembagai survei itu 62 persen,” ucap Jokowi.(Tim) 


×
Berita Terbaru Update