JAKARTA-- Visinema Studios resmi
merilis official trailer dan poster film Na Willa, sebuah film live action keluarga
yang mengajak penonton kembali melihat dunia dari sudut pandang anak-anak dengan rasa ingin tahu yang jujur, imajinasi yang hidup, dan keajaiban yang lahir dari hal-hal sederhana. Lebaran menjadi momen pulang, berkumpul, dan merayakan keluarga.
Tahun ini, Visinema Studios menghadirkan Na Willa sebagai sebuah perayaan terbesar untuk keluarga saat Lebaran. Sebuah ajakan untuk #JadiAnakAnak kembali, melepaskan sejenak peran orang dewasa, dan mengingat bagaimana dunia pernahbterasa begitu besar, penuh warna, dan penuh keajaiban.
Lahir dari kreator film JUMBO yang sukses menyentuh hati jutaan penonton
Indonesia, Na Willa menjadi debut film live action dari Ryan Adriandhy,
sekaligus kolaborasi kreatif dengan penulis Reda Gaudiamo, yang novelnya menjadi dasar cerita film ini. Dengan pendekatan storytelling yang khas dan penuh empati, Na Willa menghadirkan perspektif anak yang jarang diangkat dalam sinema keluarga Indonesia.
Official poster Na Willa memperlihatkan dunia imajinasi yang lahir dari mata seorang anak perempuan yang hidup di Indonesia era 1960-an. Sementara itu, official trailer mengajak penonton masuk ke pengalaman menjadi anak-anak kembali, saat ketidaktahuan bukan kelemahan, melainkan pintu menuju petualangan.
Diproduseri oleh Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari, serta diproduseri
eksekutif oleh Herry B. Salim, Na Willa menegaskan komitmen Visinema Studiosvdalam menghadirkan produksi film keluarga bernilai tinggi, baik dari sisi cerita,vvisual, maupun pengalaman menonton lintas generasi.
“Na Willa merupakan bentuk komitmen Visinema Studios yang mengajak kita mengingat kembali bagaimana rasanya menjadi anak-anak. Ajakan untuk masuk dan merasakan sebuah dunia yang dibangun dengan imajinasi, kejujuran, dan keberanian anak-anak,” ujar Anggia Kharisma, Produser Na Willa sekaligus Chief Content Officer Visinema Studios di Jakarta Jumat (13/2/2026).
“Untuk penonton dewasa, film ini seperti perjalanan menelusuri memori masa kecil, tentang keluarga, tentang rumah, dan tentang hal-hal sederhana yang dulu terasavbegitu berarti. Sementara untuk anak-anak, ini adalah ruang untuk bermain, berimajinasi, bernyanyi, dan merayakan rasa ingin tahu mereka,” katanya.
Lebih lanjut, Anggia menegaskan bahwa Na Willa dirancang sebagai tontonan yang aman dan hangat untuk semua kalangan. “Na Willa adalah film yang paling aman untuk semua orang, untuk anak-anak, untukvkeluarga, dan juga untuk siapa pun yang ingin kembali merasakan hangatnya keluarga dan masa kanak-kanak,” tambah Anggia.
Disutradarai sekaligus ditulis oleh Ryan Adriandhy, film ini menghadirkan dunia
anak tanpa menggurui.“Sebagai orang dewasa, kita sering lupa bagaimana dulu kita memandang dunia,”ujar Ryan.“Lewat Na Willa, saya ingin mengajak penonton melihat dunia dari mata anak-anak, mata yang jujur, penuh rasa penasaran, dan selalu menemukan keajaiban dari apa pun yang dihadirkan dunia.”
Kolaborasi dengan penulis Reda Gaudiamo menjadi fondasi penting dalam membangun semesta cerita Na Willa yang hangat dan reflektif.
“Sejak awal, Na Willa selalu berbicara tentang keluarga dan proses saling belajar.vBukan hanya anak yang belajar memahami dunia, tapi juga orang tua yang belajar memahami cara berpikir anak-anak. Film ini menghadirkan nilai tentang tanggung jawab, rasa hormat, dan menerima perbedaan dengan cara yang lembut dan membumi,” ungkap Reda.
Official Trailer Na Willa menghadirkan potongan masa kecil yang begitu dekat denganvkeseharian: memanggil teman dari balik pagar, berlari di lapangan sambil menerbangkan layangan, hingga meneguk minuman orange cruz yang “nyekrusss” disiang hari.
Warna-warna yang ceria, tawa lepas, serta kebebasan berimajinasi menjadi
napas utama film ini, mengingatkan bahwa kebahagiaan lahir dari hal-hal yang sederhana.
Seperti karya Visinema Studios lainnya, musik kembali menjadi bagian penting dari film. Original soundtrack berjudul “Sikilku Iso Muni” yang diciptakan
Laleilmanino hadir sebagai lagu yang tidak hanya nyaman didengar, tetapi juga dinyanyikan dan dirasakan bersama.
Film ini memperkenalkan Luisa Adreena sebagai Na Willa, bersama jajaran
pemeran anak berbakat lainnya: Freya Mikhayla (Farida), Azamy Syauqi (Dul), dan Arsenio Rafisqy (Bud). Deretan pemeran dewasa seperti Junior Liem, Irma Rihi, Melissa Karim, Ira Wibowo, Putri Ayudya, Nayla Purnama, Agla Artalidia, hingga Ratna Riantiarno turut memperkaya cerita.
Bagi Luisa Adreena, Na Willa adalah pengalaman yang penuh kehangatan. “Di film ini aku banyak bermain dan berimajinasi. Mak sama Pak selalu ngajarin dengan sabar. Rasanya kayak main, tapi juga belajar.” cerita Luisa Adreena.
Dalam kesempatan yang sama, Visinema Studios juga mengumumkan bahwa film NavWilla akan menjadi pembuka dari Na Willa Universe, sebuah semesta cerita yang akan tumbuh dan menemani keluarga dan masyarakat Indonesia.
Na Willa akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada Lebaran 2026,sebagai sebuah perayaan hangat untuk semua orang, sebuah ajakan untuk pulang,
berkumpul, dan kembali.(Gbr)
Posting Komentar