RADAR-BARRU.COM– Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), memberi perhatian khusus pada kesiapan infrastruktur Sulawesi Selatan menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ia menilai provinsi ini menjadi salah satu simpul penting pergerakan masyarakat di kawasan timur Indonesia yang harus dipersiapkan secara matang.
Sebagai pimpinan Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, AIA menegaskan bahwa perencanaan teknis di daerah tidak boleh dilakukan secara mendadak atau bersifat tambal sulam.
“Sulsel adalah pintu gerbang kawasan timur. Jalur darat antarkabupaten/kota, akses ke pelabuhan dan bandara harus benar-benar dalam kondisi mantap sebelum puncak arus mudik,” ujarnya, dikutip Ahad (1/3/2026).
Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel itu menyoroti potensi kepadatan di sejumlah titik strategis, termasuk akses menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar serta jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan wilayah selatan dan utara provinsi.
Menurutnya, pekerjaan perbaikan jalan sebaiknya tidak dilakukan mendekati puncak arus mudik karena berisiko memperparah kemacetan. Ia meminta pemerintah daerah bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) mengatur jadwal pengerjaan secara terukur dan jauh hari sebelumnya.
Tak hanya soal infrastruktur fisik, AIA juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor antara Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk mengantisipasi potensi kemacetan, kecelakaan, hingga dampak cuaca ekstrem.
Ia menilai kesiapan infrastruktur dan sistem transportasi di Sulsel akan sangat menentukan kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah timur Indonesia secara keseluruhan.
“Perencanaan yang matang akan meminimalkan risiko kemacetan dan kecelakaan. Mudik adalah agenda rutin nasional, jadi penanganannya juga harus sistematis dan tidak boleh reaktif,” tegasnya.
AIA berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah dapat memastikan arus mudik 2026 berjalan aman dan lancar, khususnya bagi masyarakat Sulawesi Selatan yang setiap tahun mengalami lonjakan mobilitas saat Lebaran. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar