-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Deklarasi Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia, Bawa Rasa Persatuan

Selasa, 28 April 2026 | April 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-28T11:59:10Z

RADAR-BARRU.COM-- Eratnya Hubungan antara Negara Indonesia dan Iran yang sudah terjalin 1000 tahun lamanya. Forum Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia yang terdiri dari masyarakat dan penggiat Agama Islam resmi dideklarasikan di Islamic Culture Center (ICC) Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026).

Forum ini diresmikan atas rasa persatuan dan hubungan baik antar dua negara, Iran melihat Indonesia sebagai saudara dan hubungan ini sudah terjalin kurang lebih 1000 tahun lebih. Iran-Indonesia punya sejarah yang panjang dan karya-karya dari para ulama-ulama yang mumpuni dari Republik Islam Iran dan juga dari Indonesia.

Ketua Umum Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia, KH. Abu Hasan atau Abuya Hasan, menegaskan forum ini tidak berhenti sebagai acara seremonial saja, dan setelah deklarasi ini akan melahirkan kerja nyata yang berdampak panjang.

“Semoga pada nantinya peradaban, khususnya di Kabupaten Bondowoso, ada sebuah pembangunan namanya pembangunan Masjid Raya Iran-Indonesia,” ujar Abuya Hasan di Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).

Beliau juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan atas izin yang maha kuasa yakni Allah SWT sehingga deklarasi berjalan dengan lancar.

Kemudian Sekretaris Umum, Jalaluddin Tapau Jahidin mengatakan inisiatif ini lahir setelah komunikasi langsung dengan pihak Kedutaan Besar Iran di Jakarta. Menurut dia, Wakil Duta Besar Iran menyambut positif pembentukan organisasi tersebut.

“Ini bukan government, tetapi murni dari masyarakat, tidak mewakili pemerintah. Kita ingin membentuk Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia,” kata Jalaluddin.

Terkait Deklarasi Forum Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia, Kepala Departemen Tabligh dan Budaya Islamic Culture Center, Muhammad Zaki Amami menyampaikan pendapatnya tentang tergabungnya para anggota dalam suatu forum itu karena adanya rasa persatuan.

"Terkait Deklarasi, ini merupakan persatuan yang meniscayakan adanya perbedaan di dalamnya. Jadi kita berasal dari berbagai suku, kita berasal dari berbagai mazhab, kita berasal dari berbagai sudut pandang, itu adalah keniscayaan daripada sebuah persatuan," jelasnya.

Ia juga menjelaskan dengan persatuan, maka dapat menggabungkan semua potensi dan semua pengetahuan yang ada. Dalam bermusyawarah, bermufakat untuk mencapai tujuan Islam. Islam yang rahmatan lil alamin, yang membumi, yang memberikan keadilan bagi semua manusia, yang memberikan kedamaian untuk semua manusia.

"Ini artinya Islam yang hakiki itu, dan Islam yang saling bersaudara itu, juga menghormati para pemeluk agama yang lain. Islam yang tidak egois, Islam yang memberikan contoh dan toleransi," kata dia.

Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia diharapkan menjadi ruang baru bagi dialog budaya, penguatan ukhuwah, dan kerja sama masyarakat Iran Indonesia ke depan.(Gbr)
×
Berita Terbaru Update