RADAR-BARRU.COM— Aktivitas tambang galian C di Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, kembali menuai keluhan warga. Debu tanah dari truk pengangkut material disebut semakin meresahkan masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi tambang.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku aktivitas tambang tersebut menimbulkan polusi debu, jalan berlumpur saat basah dan berdebu saat kering, hingga kebisingan kendaraan pengangkut material yang beroperasi hampir setiap hari.
“Debunya masuk sampai ke rumah. Kalau truk lewat, jalan langsung berkabut tanah. Belum lagi suara bising kendaraan yang sangat mengganggu,” keluh warga, Rabu (13/05/2026).
Ironisnya, lokasi tambang disebut berada tidak jauh dari permukiman warga dan kawasan RSUD Barru. Kondisi itu dinilai membahayakan kesehatan masyarakat serta mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Warga meminta pemerintah daerah dan aparat terkait segera turun tangan menindaklanjuti aktivitas tambang yang dinilai mengabaikan dampak lingkungan dan keselamatan masyarakat.
“Kami minta ada tindakan tegas. Jangan tunggu ada korban atau masyarakat sakit akibat debu ini,” tambah warga.
Hingga berita ini diturunkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pemilik tambang galian C terkait keluhan masyarakat tersebut.(*)