-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Anggota DPR RI Teguh Tinjau Jalur Kareta Api Mandai Maros ke Palanro Barru

Selasa, 09 Juni 2026 | Juni 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-10T05:03:56Z

MAKASSAR--Pengembangan layanan kereta api di Sulawesi Selatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai NasDem, Ir. Teguh Iswara Suardi, ST. M.Sc saat meninjau uji coba pengoperasian dan aspek keselamatan perkeretaapian pada lintas Barru–Palanro yang diselenggarakan oleh Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan, Senin (8/6/2026).

“Kehadiran kereta api di Sulawesi Selatan bukan hanya menghadirkan pilihan transportasi yang lebih aman dan efisien, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah. Konektivitas yang semakin baik akan membuka akses bagi masyarakat, mendukung distribusi logistik, serta memperkuat daya saing wilayah,” ujar Teguh.

Peninjauan dilakukan menggunakan kereta inspeksi dari Stasiun Mandai menuju Stasiun Palanro sebagai bagian dari Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Uji Coba Pengoperasian Kereta Api lintas Barru–Palanro. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Ombudsman Republik Indonesia, pemerintah daerah, instansi perhubungan, Otoritas Pelabuhan Garongkong, serta operator perkeretaapian.

Legislator NasDem dari Dapil Sulsel II (Bulukumba, Sinjai, Bone, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Barru, Soppeng, Wajo, dan Kota Parepare) itu juga menuturkan, progres pembangunan jalur Kereta Api Makassar–Parepare menunjukkan perkembangan yang positif. 

"Penambahan tiga stasiun baru di Kabupaten Barru menjadi kabar baik yang semakin mendekatkan layanan kereta api ke Parepare dan memperluas akses transportasi bagi masyarakat," katanya.

Teguh menilai keberadaan jalur kereta api tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di kawasan sekitar stasiun. 

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk mempersiapkan pengembangan kawasan penunjang melalui penyediaan transportasi feeder, fasilitas komersial, pusat informasi pariwisata, dan ruang publik yang terintegrasi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pemangku kepentingan yang terus mendukung percepatan pengembangan layanan perkeretaapian di Sulawesi Selatan.

“Kami di Komisi V DPR RI mendukung penuh upaya peningkatan layanan transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan. Uji coba lintas Barru–Palanro menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh aspek operasional, keselamatan, dan pelayanan dapat berjalan dengan baik sebelum dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Teguh turut menyapa penumpang di stasiun dan mendengarkan secara langsung harapan mereka terhadap pengembangan layanan kereta api di Sulawesi Selatan.

Ia berharap jalur Kereta Api Makassar–Parepare dapat segera tersambung secara penuh hingga Parepare sehingga manfaat konektivitas, mobilitas, dan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Harapan kita, jalur ini dapat segera tersambung dari Makassar sampai Parepare sehingga benar-benar sesuai dengan namanya, Kereta Api Makassar–Parepare. Dengan konektivitas yang semakin baik, tentu akan semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat, baik dari sisi mobilitas, ekonomi, maupun pengembangan wilayah,” pungkasnya. (*) 
×
Berita Terbaru Update