-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Palari Films Rilis Koleksi Postcard Desember Jani

Selasa, 21 Juli 2026 | Juli 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-21T23:18:24Z
JAKARTA-- Palari Films Rilis Postcards Desember Jani: Pesan-pesan yang Tidak Sempat Terucap di Meja Makan Keluarga Hyori Mika “JULIA” dan Chempa Puteri “JANI” dalam film panjang pertama karya Ariani Darmawan. Setiap keluarga punya kata-kata yang tertunda bahkan tidak pernah sampai. Bukan karena tidak ada rasa, tapi karena tidak ada momen yang aman untuk memulai, Selasa (21/7/2026).

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Palari Films merilis koleksi Postcard Desember Jani, rangkaian kartu visual edisi terbatas yang mengabadikan momen-momen hangat dari film drama
keluarga yang akan tayang di bioskop pada bulan Desember 2026.

Kisah Desember Jani berpusat pada Jani, remaja berusia 13 tahun yang belajar menjaga keutuhan keluarganya di tengah konflik keluarga yang sunyi. Di rumah itu, seorang kakak menghilang di keheningan malam, seorang ibu menyembunyikan penyesalan lewat kesibukan tanpa henti, dan seorang nenek setia menunggu dalam ketidakpastian.

Di Hari Anak Nasional yang menaungi lebih dari 88 juta anak Indonesia, Palari Films mengajukan satu pertanyaan kepada seluruh keluarga: kapan terakhir kali kita benar-benar mendengarkan, bukan untuk menjawab, melainkan untuk mengerti? Lewat koleksi postcard ini, kakak beradik Jani dan Julia menjadi wajah anak-anak Indonesia yang menyimpan pesan-pesan yang belum sempat terucap.

Produser film Meiske Taurisia menyatakan, "Anak-anak tidak butuh orang tua yang selalu punya jawaban. Mereka butuh tahu saat di dalam maupun di luar rumah, ada orang yang selalu mendengarkan ketika percakapan mulai terasa sulit. Desember Jani bukan tentang keluarga yang sempurna. Ini tentang keluarga yang masih mau mencoba," kata  Sutradara Ariani Darmawan di Jakarta Selasa (21/7/2026).

" Kami membuat film ini agar saat mereka pulang, duduk di meja makan, bisa memulai percakapan yang sudah tertunda terlalu lama," imbuhnya.

Ia menyebut Jani sebagai karakter yang tidak menyelamatkan siapa pun. "Ia adalah satu-satunya yang tidak berhenti mencoba. Dan kadang itu sudah cukup untuk mengubah segalanya," ungkapnya.

Sigi Wimala, pemeran Winnie, ibu tunggal yang menghidupi seluruh keluarga sendirian, menambahkan, "Winnie bukan ibu yang tidak peduli. Ia adalah ibu yang kecapean dan sudah tidak tahu lagi caranya".

"Saya rasa banyak orang tua di Indonesia akan terdiam sejenak saat melihat diri mereka di karakter ini, Ini juga reminder untuk saya sendiri. Karena merasa nyaman di rumah, kita sering bicara seenaknya tanpa sugarcoat dan itu menyakitkan. Kadang kita bisa menjadi paling jahat justru kepada orang yang paling dekat dengan kita," lanjut Sigi.

Melalui kehadiran V-Soy sebagai mitra, nilai-nilai kehangatan keluarga serta gaya hidup sehat yang diangkat dalam film ini dapat diselaraskan di meja makan. (Gbr)
×
Berita Terbaru Update