-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Komisi III DPRD Barru Gelar RDP Terkait Proyek Jalan Beton 25 Milyar Lebih

Kamis, 16 Juni 2022 | Juni 16, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-06-16T09:27:12Z

RADAR-BARRU.COM
--Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barru mengelar rapat dengar pendapat terkait proyek jalan beton 25 Milyar lebih, di Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulsel.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT.Jenifer Utama Mandiri dengan panjang 6.750 anggaran 2021, dikerjakan selama 74 hari kelender, di Desa Gattaren, Kecamatan Pujanating.

Rapat pendapat tersebut di ruang Komisi III DPRD Barru di Pimpin Sidang Syamsuddin, Fraksi Partai Golkar, pada Kamis (16/06/2022) Sore.

Anggota DPRD Barru, Haccing, mengatakan saya sudah berapa kali, turun kelokasi proyek memberikan teguran kepada pihak kontraktor terkait perbaikan jalan beton, namun pihak kontraktor cuek saja saat ditegur.

"Saya sudah sampaikan kepada Pak Desa Gattareng, terkait proyek tersebut, namun ada alasan pak Desa terkait masalah," ucap Haccing.


Sementara itu, Kabid Bina Marga Andi Indra, mengatakan proyek tersebut kita sudah analisis dilapangan, kami melihat memang ada tidak ada plastiknya.

"Kami berharap kepada pihak konsultan pengawas, setiap kegiatan pemasangan plastik dan besi ada foto supaya ada bukti dilapangan," kata Kabid Bina Marga Andi Indra.

Pihak kontraktor mengatakan secara kontraktual harusnya pekerjaan sudah selasai Desember 2021, namun secara teknis kondisi dilapangan tidak bisa di selasaikan itu jalan, sehingga kita harus melakukan kontrak kedua kalinya.

"Kami ucapakan pihak Dinas PU, karena masih diberikan kesempatan melakukan pekerjaan lagi, karena kalau tidak kerjakan ada dampak resiko kepada kami, lebih baik rugi meteril daripada rugi resiko kepada kami," ucap pihak kontraktor Syarifuddin.

Lanjut, Syarifuddin, Kemudian kami akan ajukan kembali kontrak ketiga kalinya untuk selasaikan itu pekerjaan karena masih ada 1 kilo belum selasai, pekerjaan, karena kenapa terlambat karena kondisi dilapangan beda dari kota dan dikampung.

Kadis PU Barru Bahar Ali, membenarkan adanya temuan dilapangan seperti tidak adanya plastik dan kurangnya volume dilapangan, itu waktu bersama pemeriksa dari Provinsi.

Sehingga itulah yang membuat keterlambatan kerja, karena ada yang lain dulu perlu segera ada perbaikan.


Sumber: radar-barru.com
×
Berita Terbaru Update