-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

GNPR Akan Laksanakan Aksi Bela Rakyat Jilid Dua

Senin, 19 September 2022 | September 19, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-19T13:26:44Z
JAKARTA -- Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) akan melaksanakan Aksi Bela Rakyat (AKBAR) Jilid Dua di depan Istana Negara Jumat, 23 September 2022 mendatang. Untuk kembali meyuarakan tuntutan-tuntutan rakyat yang belum terjawab di AKBAR Jilid Satu.

Pimpinan Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR), Habib Muhammad bin Husein Alatas mengatakan tujuan AKBAR Jilid Dua dilaksanakan karena belumnya terjawab tuntutan rakyat pada AKBAR jilid Satu.

"Akan dilaksanakan pada hari jum'at tanggal 23 September 2022 Aksi Bela Rakyat Kedua  dengan tuntutan yang sama. Pertama turunkan harga BBM, kedua turunkan Harga Bahan Pokok dan ketiga tegakan Supermasi Hukum," ujarnya dalam konferensi pers GNPR di Jakarta, Senin (19/09/2022).

 "Insyallah Aksi AKBAR Kedua akan lebih banyak turun bersama-sama rakyat, untuk waktu kita laksanakan setelah sholat jum'at berkumpul semua. Lokasinya di depan Istana Negara. Kami berharap agar tuntutan kami betul-betul sampai. Agar tiga tuntutan rakyat ini betul-betul didengar oleh pemimpin negara yang mereka digaji oleh uang rakyat dan mereka hidup untuk membela kepentingan rakyat," ungkap Habib Muhammad.

Kemudian Kordinator Lapangan AKBAR Jilid Dua, Buya Husen menjelaskan bahwa Aksi bela rakyat jilid satu telah dilakukan pada tanggal 12 September 2022. Karena belum terpenuhinya tuntutan rakyat, maka pada tanggal 23 September nanti AKBAR Jilid Dua akan dilaksanakan. Oleh karena itu beliau menghimbau kepada seluruh lapisan golongan masyarakat yang terdampak dengan kenaikan harga BBM. Terutama pada rakyat pada lapisan bawah. Agar ikut hadir mensukseskan aksi AKBAR Jilid Dua.

"Kami sekali lagi mengajak agar kita bersama-sama mensukseskan AKBAR (Aksi Bela Rakyat). Karena ini adalah aksi dari kita , oleh kita dan untuk kita. Demi kemuliaan, demi penghormatan, demi negara yang kita cintai yaitu NKRI.  Agar kita jangan dijajah yang jelas-jelas kita merdeka namun kita masih dijajah khususnya oleh Oligarki," pungkasnya. 

Penulis: Indah
×
Berita Terbaru Update