RADAR-BARRU.COM- Tiap kali hujan deras yang terjadi willayah Barru, kondisi terowongan di bawah rel kereta api di Kabupaten Barru, selalu tergenang banjir.
Ketua Komisi I DPRD Barru Syahrul Ramdani, mengatakan Air kerapkali menggenangi terowongan sejak beberapa tahun terakhir. Sehingga membuat aktivitas masyarakat setempat terganggu, disebabkan tidak adanya saluran pembuangan air. Ketinggian banjir di terowongan bisa mencapai 50 centimeter.
Selain itu, juga tidak ada saluran drainase dari terowongan menuju ke sungai atau irigasi. Diperparah, dengan terowongan juga kerapkali dikeluhkan warga yang keluar masuk desa. Sebab, terowongan itu merupakan akses penting bagi warga untuk keluar masuk desa.
"Memang kondisinya sering banjir kalau diguyur hujan. Warga sulit sekali keluar masuk desa kalau terowongan banjir," ucap Syahrul Ramdani., saat ditemui di kantor DPRD Barru, Jumat (20/01/2023) Siang.
Akibat dari banjir tersebut, Kondisi ini juga menghambat akses perekonomian warga setempat.
"Kalau yang di sekitar terowongan kami sangat prihatin. Karena, itu yang jadi akses utama dari satu-satunya jalan ekonomi terhambat karena terendam banjir, sehingga sulit untuk dilewati baik pejalan kaki maupun kendaraan roda dua, apalagi roda empat," ungkapnya.
Sumber: radar-barru.com