RADAR-BARRU.COM--Pernah di rintis mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Jalur melawati daerah Lejja Kabupaten Soppeng, menuju Nepo Kabupaten Barru, kembali mangkrak.
Hal itu diungkapkan Warga Desa Nepo Darman, saat Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Fraksi Golkar, reses masa sidang kedua tahun 2023, di Palanro, Kelurahan Palanro, Kecamatan Mallusetasi, Barru, Sulsel, Kamis (23/02/2023) sore dihadiri ratusan warga.
Dimana jalur di wilayah Soppeng, panjang jalan 5 kilometer, Sedangkan dari perbatasan menuju jalan poros di Barru mencapai 20 kilo meter.
Darman Warga Desa Nepo, berharap kepada Ketua DPRD Sulsel Andi Ina dan Gubernur Sulsel, agar ruas jalan ini segera dilanjutkan kembali dengan lebar keseluruhan 10 meter dan akan diaspal 7 meter.
"Kalau dikerjakan jalan ini Bu Ketua DPRD Sulsel Andi Ina, bisa memperpendek jarak dari perbatasan Barru ke Galenge itu hanya 5 km. Perbatasan Soppeng ke Barru sampai Mallusetasi itu sekitar 20 kilometer, berarti 25 kilometer sudah sampai ke permandian Air Pannas Lejja," ujar Darman.
Menurut Darman, banyak hal yang bisa diandalkan dari jalan pintas tersebut, antara hasil kebun cengke warga dan hasil kebun warga sepanjang melewati jalur itu banyak sekali hasil kebun warga.
Namun proyek jalan tersebut tidak dilanjutkan sehingga warga memilih hasil kebun dijual Kabupaten Soppeng karena alasan akses jalan dekat sekali, sementara akses jelan menuju ke Palanro, masih banyak kendala jalan, belum selasai.
Sumber: radar-barru.com