RADAR-BARRU.COM--Bertepatan dengan pileg dan pilpres dan Pilkada tahun 2024 sebanyak 12 Desa di Kabupaten Barru, akan mengalami penundaan pilkades serentak 2024.
Ketua Apdesi Muhammad Ilyas Banno, yang dihubungi melalui telepon, terkait pilkades, serentak dirinya menyakini pemerintah daerah barru akan menunda karena ada pemilu 2024.
"Saya yakin ditunda 12 Desa akan diisi PLT menjadi posisi jabatan Kepala Desa dengan diisi PNS karena 12 kepala Desa ini akan segera berakhir," kata IIyas Banno, kepada radar-barru.com, Minggu (07/05/2023).
Lanjut IIyas Banno, kalaupun tidak ditunda pemda barru harus cepat melakukan pilkades sebelum pileg dan pilpres 2024.
Jika penundaan pilkades ini memiliki plus minus. Positifnya, incumbent yang akan maju kembali bisa dilupakan dengan masyarakat karena terlalu lama, baru pilkades.
Terpisah, Kepala DPMD Barru Jamaluddin mengatakan, penundaan itu mengacu pada surat edaran mendagri tentang saran penundaan pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak dan pemilihan kepala desa antar waktu.
“Dengan adanya SE Mendagri itu, sehingga 12 Desa belum melakukan pilkades serentak
Berikut 12 di wilayah Kabupaten Barru belum pilkades serentak tahun ininl.
1.Kades Bulo-bulo, Rahman.
2.Kades Libureng, H Ikbal Basri.
3.Kades Jangan-Jangan, Rahmansyah.
4.Kades Lempang, Sakaruddin.
5.Kades Bacu-bacu, Soefratman,
6.Kades Pancana, M.Idris T.
7.Kades Garessi, Lukman.
8.Kades Siawung, Sudirman.
9.Kades Tompo, Suhardi.
10.Kades Binuang, Andi Hendra.
11.Kades Madello, Arman Rifai.
12.Kades Manuba, Hasnah Sultan
Sumber: radar-barru.com