RADAR-BARRU.COM--Korban Angin Puting Beliung, untuk wilayah Desa Manuba dan Desa lainya untuk Kecamatan Mallutasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan masih ada belum tersentuh bantuan oleh pihak Dinas terkait.
Namun hingga kini, warga yang menjadi korban mengaku belum mendapat bantuan dari Dinas terkait padahal sudah mau masuk waktu hujan.
"Belum ada bantuan yang sampai ke sini," kata salah seorang saat ditemui di lokasi yang juga, salah seorang korban puting beliung yang rumahnya yang rusak atapnya.
Menurut dia, warga korban puting beliung di kampungnya belum ada yang mendapatkan bantuan, padahal sudah didata oleh pihak BPBD. "Belum ada bantuan yang datang, jadi bukan hanya saya, yang lain juga belum dapat," katanya.
Kepala BPBD Barru Umar yang dihubungi melalui telepon Minggu (22/10/2023), mengatakan Semua sudah dikunjungi dan dilakukan assessment atas kejadian angin kencang.
"Tapi kami membuat skala prioritas karena terbatasnya logistik BPBD, lainnya kami berbagi lintas sektor seperti Dinsos,PMI dan BAZNAS." katanya Umar.
Kejadian pada periode 2 Agustus s/d 16 Oktober 2023 sudah ada 522 rumah yg korban angin kencang. Saat ini sedang menunggu update data dari BAZNAS untuk wilayah Mallusetasi melalui Abdi.
Lanjut Kepala BPBD Umar, terkait kerusakan perbaikan fisik seperti atap dan lain2 itu tidak ada nomenklatur di BPBD.
Sehingga kami mendorong ke OPD Teknis PUTR dan Perkim utk intervensinya. Tapi alokasi di DPA PUTR sangat terbatas sehingga kami minta bantuan BAZNAS sesuai verifikasi internalnya.
Sumber: Tim redaksi