-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Puan Minta Bantuan Jusuf Kalla Ikut Menangkan Ganjar, Golkar ke Ganjar?

Rabu, 04 Oktober 2023 | Oktober 04, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-10-05T00:21:00Z

RADAR-BARRU.COM,- Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani kembali menggelar safari politik untuk mencari tambahan dukungan bagi kekuatan koalisi Ganjar Pranowo. Salah satu yang disambangi Puan adalah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut pertemuan Jusuf Kalla dengan Puan Maharani merupakan salah satu upaya untuk memenangkan bakal calon presiden Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

“Pertemuan silaturahim tersebut membawa hal-hal yang positif bagi kepentingan bangsa dan negara termasuk upaya untuk pemenangan Pak Ganjar Pranowo dan PDIP,” kata Hasto di gedung High End, kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (4/10/2023).

Hasto Kristiyanto berharap usai bertemu Jusuf Kalla, bersedia bergabung dengan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden.

“Ya, tentu saja yang dilakukan Mbak Puan adalah komunikasi politik terlebih dulu,” ujar Hasto saat ditanya terkait wacana masuknya JK ke TPN Ganjar.

Hasto tak membantah jika pertemuan Puan Maharani dengan Jusuf Kalla menyinggung hal tersebut. Tak hanya itu, Hasto juga menyebutkan Puan menerima banyak arahan dari politisi senior Golkar itu.


“(JK) memiliki pengalaman begitu banyak ya di dalam pemerintahan di dalam mengatasi krisis,” jelasnya.


Menurut Hasto, JK dikenal sebagai sosok yang cepat tanggap, sehingga pertemuan tersebut direspons positif bagi partai berlambang banteng moncong putih itu.

“Pak JK itu kan dikenal bergerak cepat, sehingga pertemuan itu sendiri merupakan hak yang positif bagi PDIP dan juga Pak Ganjar Pranowo,” tegas Hasto.

Pria asal Yogyakarta itu juga menyinggung hubungan historis yang cukup panjang antara JK dengan PDIP.
Pada tahun 2014, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyodorkan nama Jusuf Kalla untuk menjadi pendamping Capres Jokowi.


Kala itu, Hasto diberi mandat khusus oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menemui JK guna memintanya menjadi pendamping Joko Widodo di Pilpres 2014.

“Saat itu saya ditugaskan secara khusus untuk bertemu dengan Pak Jusuf Kalla, sehingga ada hubungan historis yang cukup panjang dan pertemuan silaturahmi tersebut membawa hal-hal yang positif bagi kepentingan bangsa dan negara termasuk upaya untuk pemenangan Pak Ganjar Pranowo dan PDIP,” paparn Hasto.


Kini, pertemuan Puan dan JK juga untuk memelihara komunikasi yang terjalin dengan baik. Hasto yakin hasil pertemuan antara Puan dan JK bermanfaat bagi misi pemenangan Ganjar Pranowo.

Puan datang ke kediaman Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu untuk bersilaturahim sekaligus berdiskusi soal kondisi bangsa saat ini dan tantangannya di masa depan.

Meski Jusuf Kalla (JK) pernah “bermesraan” dengan Anies Baswedan namun bagi PDIP, mantan Ketum Partai Golkar ini tetap menjadi daya magnet tersendiri dalam upaya memenangkan Ganjar dalam Pemilihan Presiden 2024 nanti.

Usai pertemuan kepada wartawan JK mengaku sempat berbicara dengan Puan soal isu Pilpres 2024. “Pilpres? Ya, tentu, lah masa tidak disinggung pilpres,” kata JK dalam jumpa pers usai pertemuan sebagaimana dilansir dari Antara.

Golkar Merapat ke Kubu Ganjar? Ini Pernyataan JK
Jusuf Kalla juga bicara peluang Golkar bergabug ke koalisi Ganjar Pranowo. Namun semua keputusan Golkar adalah wewenang Ketum Golkar, Airlangga Hartarto.

“Oh itu tanya sama Airlangga itu. Tanya Airlangga lah saya tidak tahu itu. Kalau dulu saya Ketua Golkar saya akan jawab,” kata JK menjawab pertanyaan apakah Golkar akan gabung koalisi Ganjar.

Saat ditanya apakah JK akan dilibatkan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo, JK tak menjawab gamblang. Namun, JK masih merahasiakan hal tersebut.

“Oh itu rahasia itu,” imbuhnya.

JK mengatakan bahwa mereka juga membahas mengenai hal-hal yang perlu dibenahi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Selain itu, JK juga menambahkan pembahasan mereka mengenai kondisi politik nasional menjelang Pilpres 2024.

“Ya, karena beliau (Puan) kan sebagai ketua DPR, jadi saya harus berbicara tentang rakyat. Kami berbicara tentang keadaan (negara), apa yang terjadi saat ini, dan apa yang akan terjadi di masa mendatang,” katanya.

Pertemuan keduanya berlangsung selama kurang lebih tiga jam mulai pukul 11.30 hingga pukul 14.30 WIB.

Kunjungan Puan merupakan rangkaian dari beberapa kunjungan dia sebelumnya ke Luhut Binsar Panjaitan dan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono. (tim)
×
Berita Terbaru Update