MAKASSAR----Duta Baca Sulawesi Selatan 2023, Ramlah Rara Sukses Melaksanakan Jappa Jappa Literasi (Perjalanan Literasi) dan Silaturahmi Pada Sekolah, Komunitas, Rumah Baca, Masyarakat di Dataran Tinggi Kecamatan Tinggimoncong Parigi Tombolopao Kabupaten Gowa Pada 24-26 Mei 2024
Jappa Jappa Literasi (Perjalanan Literasi) dan Silaturahmi Pada Sekolah, Komunitas, Rumah Baca, Masyarakat di Dataran Tinggi Kecamatan Tinggimoncong Parigi Tombolopao Kabupaten Gowa Pada 24-26 Mei 2024 merupakan program kerja Ramlah Rara sebagai Duta Baca Sulawesi Selatan 2023 sebagai inspirator, penggerak, relawan, motivator di Sulawesi Selatan bersama penggerak literasi dan komunitas serta pustakawan dengan misi membumikan literasi dengan kolaborasi.
Kegiatan Duta Baca Sulawesi Selatan 2023 dimulai pada silaturahmi masyarakat dan pemuda Karang Taruna Kecamatan Tinggimoncong bersama Pengurus Karang Taruna Kabupaten Gowa dalam kunjungan lokasi rencana agenda kegiatan Studi Karya Bhakti Karang Taruna (SKBT) pada bulan September mendatang, dilanjutkan dengan silaturahmi dengan senior pengurus Karang Taruna Kabupaten Gowa mantan ketua umum kedua sekaligus pelaku sejarah dan budaya Bapak Ahmad Pidris Zain Daeng Sisila Karaeng Je'ne Berang.
Hari Kedua tepatnya 25 Mei 2024 Ramlah Rara melaksanakan Jappa Jappa Literasi di SDN 02 Malino dan disambut hangat oleh para guru dan siswa dengan antusias dan partisipasi para siswa-siswi.
Kepala Sekolah SDN 02 Malino Ibu Rabiah mengungkapkan rasa bahagianya dengan kedatangan Ramlah Rara dan mengatakan, "Kami sangat bersyukur dengan kedatangan Duta Baca Sulawesi Selatan 2023 dan anak-anak sangat senang dan menyambut meriah, bahkan anak-anak banyak yang bertanya dan mengira Duta Baca adalah guru baru".
Sama halnya dengan Guru SDN 02 Malino, Ibu Jumaria sekaligus pengurus Rumah Forum Literasi Tinggimoncong mengatakan bahwa, "Saya sangat senang dan berbahagia bisa berkolaborasi dengan Duta Baca Sulawesi Selatan untuk memberikan edukasi pada siswa siswi kami, semoga nanti bisa berkolaborasi lagi", tuturnya.
Setelah kegiatan pagi di sekolah, Ramlah Rara lanjut pada kegiatan selanjutnya di Kecamatan Parigi yakni mengunjungi Komunitas Rumah Baca Gamacca Bawakaraeng dan Masyarakat, Majelis Taklim dan TK/TPA Masjid Attaqwa Dusun Kalolo Desa Manimbahoi Kecamatan Parigi. Duta Baca Sulawesi Selatan disambut antusias oleh masyarakat dan diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan pada masyarakat dan anak-anak. Dalam sambutannya Ramlah Rara menitikberatkan pada bagaimana kolaborasi antara orang tua, pengajar/tenaga pendidik, Komunitas / Penggerak atau Pemuda untuk menyebarkan virus-virus literasi dan menuntaskan permasalahan literasi di Desa Manimbahoi.
Ungkapan rasa syukur oleh Bapak Labbiri selaku Pendiri Rumah Baca Gamacca Bawakaraeng sekaligus Tokoh Pendidikan mengatakan, "Kami berterima kasih kepada Duta Baca Sulawesi Selatan dan sangat bersyukur karena mampu meluangkan waktunya di tengah padatnya aktivitas keseharian di Kota, semoga ini bukan pertama dan terakhir". Ungkap Bapak Labbiri.
Hari ketiga Ahad 26 Mei 2024, Ramlah Rara bergeser ke Kecamatan Tombolopao yakni di Perpustakaan Pondok Ilmu Dusun Bahoturungang Desa Mamampang Kecamatan Tombolopao yang merupakan daerah ujung dari Kabupaten Gowa.
Bapak Hilman selaku Founder Perpustakaan Pondok Ilmu sekaligus penggerak literasi Kecamatan Tombolopao merasa bersyukur karena Duta Baca Sulawesi Selatan 2023 bisa menginjakkan kaki di daerah ujung Kabupaten Gowa dengan medan yang cukup menantang, "Alhamdulillah kami sangat bersyukur karena Ramlah Rara pemuda asal Gowa sekaligus Duta Baca Sulawesi Selatan dapat berkunjung di rumah baca kami. Kami banyak berdiskusi dan saling memberikan masukan tentang persoalan literasi dan cara memecahkannya, semoga ini bukan kunjungan terakhir", tutur Founder Pondok Ilmu.
Jappa Jappa Literasi ini memberikan banyak inspirasi dan pelajaran bagi Ramlah Rara Duta Baca Sulawesi Selatan, karena me recharge kembali semangatnya dalam mengunjungi 24 Kabupaten Kota di Sulawesi Selatan.
Harapan besar Duta Baca Sulawesi Selatan 2023 mampu mengunjungi semua pelosok utamanya daerah yang memang membutuhkan penggerak dan mampu berkolaborasi dengan penggerak literasi dan pemangku kebijakan. Dengan misi menebarkan inspirasi melalui gerakan kecil literasi kegiatan ini diharapkan mampu menjaga awal gerakan yang terus menerus berkelanjutan dan terus menyemangati satu sama lain.(*)