JAKARTA-- Film debut dua sutradara muda, yakni Rafki Hidayat dan Kevin Rahardjo siap tayang 27 November mendatang. Film Legenda Kelam Malin Kundang ini dipersembahkan oleh sutradara tersukses Joko Anwar, proses kreatifnya justru sepenuhnya dipercayakan kepada dua pendatang baru tersebut.
Joko Anwar menegaskan bahwa ia dan Come and See Pictures memilih untuk memberikan kebebasan penuh kepada Rafki dan Kevin. Ia menyebut langkah ini penting agar keduanya bisa menunjukkan kemampuan terbaik dan memperkenalkan visi kreatif mereka tanpa tekanan.
"Dan ketika kita akhirnya memberikan proyek ini kepada mereka, ketika filmnya selesai, yang perlu dicatat adalah kita sama sekali tidak ada campur tangan secara kreatif. Kita bekerja supaya mereka bisa bekerja secara maksimal untuk bisa menuncurkan visi kreatif mereka dan sepenuhnya ada di tangan mereka," kata Joko Anwar.
Meski tidak melakukan campur tangan dalam penyutradaraan, kehadiran Joko Anwar tetap terasa di lokasi syuting. Ia memilih berada di tenda monitor untuk mengamati proses pengambilan gambar, sekaligus siap memberi masukan jika diminta langsung oleh dua sutradara muda tersebut.
Bagi Rafki dan Kevin, dukungan dari seorang sutradara senior menjadi hal yang sangat berarti. Rafki menggambarkan perasaan campuran antara gugup dan nyaman karena mendapatkan kebebasan penuh, namun tetap memiliki sosok mentor yang selalu hadir.
“Kita tahu bahwa meskipun dibebaskan, pasti mereka punya harapan, meskipun hanya di tenda, menonton monitor, keberadaan Abang itu aja udah membuat kami tenang gitu, di lokasi syuting. Karena tahu bahwa jika ada sesuatu yang kita ingin bertanya, dia ada di sana dan selalu membantu. Jadi, dua sisi itu sih, diberikan kebebasan, kita deg-degan, tapi di satu sisi, dia selalu ada di sana. Jadi, privilege sekali sih. Kami merasa sangat mendapatkan kesempatan yang gak ternilai sih harganya," kata Rafki.
Rio Dewanto, pemeran utama dalam film ini menuturkan kolaborasinya bersama Rafki dan Kevin berjalan dengan mulus. Keduanya mampu mengerjakan secara rapi, sehingga sebagai aktor ia menjalankan visi dua sutradara dengan jelas.
Ia menambahkan, karakterisasinya sebagai seniman micro painting juga sangat unik. Sesuatu yang baru dan jarang diangkat sebagai latar karakter di dalam film.
"Profesi micro painter ini dihadirkan bukan hanya sebagai latar belakang, tetapi juga sebagai refleksi dari Alif dalam memandang dunia dengan detail, sabar, dan penuh lapisan makna. Ini akan menjadi bagian dari teka-teki yang bisa penonton temukan sepanjang film," kata Rio Dewanto.
Debut Rafki dan Kevin ini pun diharapkan menjadi langkah awal munculnya lebih banyak talenta baru dalam industri film Indonesia. Film Legenda Kelam Malin Kundang bakal tayang di bioskop pada 27 November 2025.(Gbr)