-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bupati Andi Ina, Sebut PSBM XXVI Strategis Gagasan Investasi, dan Kolaborasi

Kamis, 26 Maret 2026 | Maret 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-26T11:11:34Z

MAKASSAR— Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menegaskan bahwa Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 merupakan forum strategis yang mempertemukan kekuatan jejaring, gagasan investasi, dan peluang kolaborasi dalam mendorong akselerasi pembangunan daerah berbasis potensi unggulan.

Ditemui disela kegiatan tersebut, Bupati Andi Ina menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang efektif bagi pemerintah daerah untuk membangun konektivitas langsung dengan para saudagar asal Sulawesi Selatan yang telah sukses di tingkat nasional maupun global.

Menurutnya, transformasi ekonomi daerah saat ini membutuhkan sinergi multipihak, termasuk peran diaspora Bugis Makassar dalam memperkuat investasi, hilirisasi sektor unggulan, serta penciptaan nilai tambah berbasis potensi lokal.

“Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi momentum strategis untuk mempertemukan kepentingan pembangunan daerah dengan kapasitas jejaring dan investasi para saudagar. Kami berharap, kontribusi nyata dapat terus terbangun, termasuk untuk Kabupaten Barru,” ujarnya kepada Humas IKP Barru

Lebih lanjut, Bupati Andi Ina menyoroti pengembangan sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi sebagai salah satu fokus pembangunan daerah. Komoditas kopi menjadi salah satu prioritas, seiring dengan potensi agroklimat yang dimiliki wilayah dataran tinggi Barru.

Ia mengungkapkan, kawasan Kecamatan Pujananting dan sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Barru memiliki karakteristik lahan yang potensial untuk pengembangan kopi berkualitas. Saat ini, masyarakat di wilayah tersebut telah mulai melakukan budidaya secara bertahap, yang diarahkan menuju penguatan kawasan sentra produksi.

Pengembangan ini, lanjutnya, tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diarahkan pada penguatan rantai nilai (value chain), mulai dari budidaya, pascapanen, hingga peluang hilirisasi produk kopi Barru agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Barru juga mendorong dukungan lintas sektor, termasuk dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, guna memperkuat intervensi program, akses pembiayaan, serta peningkatan kapasitas petani.

“Insyaallah, kami optimistis kopi Barru dapat tumbuh sebagai komoditas unggulan daerah dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi berbasis kerakyatan yang berdaya saing,” pungkasnya.

Untuk diketahui kegiatan PSBM XXVII yang berlangsung di Hotel Claro Makassar tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum BPP KKSS Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.. yang dalam sambutannya menegaskan bahwa karakter petarung saudagar Bugis-Makassar harus menjadi motor utama dalam mewujudkan swasembada pangan dan hilirisasi industri untuk menaklukkan pasar dunia.

Dihadapan para Saudagar Bugis Makassar Ia memaparkan pencapaian fantastis di mana stok beras nasional saat ini mencapai angka tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia, yakni menembus 4 hingga 5 juta ton. Keberhasilan ini, menurutnya, bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti bahwa Indonesia mampu menekan harga pangan dunia hingga 44% karena berhenti mengandalkan impor.

Lebih lanjut, Mentan menekankan bahwa masa depan ekonomi Indonesia ada pada hilirisasi. Ia mengajak para saudagar untuk tidak lagi mengekspor bahan mentah, melainkan mengolah kekayaan alam seperti kelapa dan CPO menjadi produk bernilai tambah tinggi seperti margarin hingga produk kecantikan.

Menutup sambutannya, Amran mengingatkan pentingnya falsafah Sipamase-mase (saling menyayangi) dan Sipakalebbi (saling menghormati) di antara para saudagar. Ia meminta para pengusaha dan kepala daerah untuk kompak dan tidak saling menjatuhkan di tengah upaya membangun kedaulatan pangan.

"Jangan ada yang iri. Takdir tidak pernah tertukar. Mari kita kolaborasi, jaga kampung kita, pimpin masyarakat, dan bawa Indonesia menjadi negara superpower melalui pangan," tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan peserta.

*Humas IKP*
×
Berita Terbaru Update