-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kejati Resmi Membuka Gelaran Pelita Ramadhan, Ajang Pemilihan Dai Cilik

Senin, 02 Maret 2026 | Maret 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-02T12:07:56Z

MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan resmi membuka gelaran Pelita Ramadhan 1447 H, sebuah ajang Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) tingkat Provinsi yang berlangsung di Masjid Baitul Adli, Kantor Kejati Sulsel, Makassar, Senin (2/3/2026).

​Acara bergengsi ini dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, serta dihadiri jajaran petinggi Kejaksaan, termasuk Wakajati, para Asisten, Kabag TU, para Koordinator, serta seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Selatan.

​Dalam laporannya, Ketua Panitia sekaligus Ketua DKM Masjid Baitul Adli, Akhmad Muhdhor, menyebutkan kompetisi ini diikuti oleh 46 peserta terbaik dari 23 kabupaten/kota. Kabupaten Barru mengirimkan dua delegasi unggulannya untuk berlaga di dua kategori berbeda.

​Duta Dakwah dari Barru
Kabupaten Barru mengutus dua talenta muda yang siap bersaing di kancah provinsi:

​Kategori A (6–10 tahun): Diwakili oleh Aqifah Abqariah (10), siswi SD 20 Barru. Ia didampingi oleh Ibu Hj. Suheriah (Guru PAI) dan Khaeriani Hilal selaku orang tua.

​Kategori B (11–15 tahun): Diwakili oleh Ahmad Tsaqib Ilham (14) dari SMP DDI Mangkoso. Tsaqib didampingi oleh Dra. Hj. Hongaria MP., MA. (Guru), serta kedua orang tuanya, Drs. Ilham dan Bd. Jusmiah Ishak.

​Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen Kejaksaan dalam membina karakter generasi muda melalui jalur keagamaan.

​"Anak-anak kita harus diberi panggung untuk beraktualisasi diri. Sulawesi Selatan adalah lumbung dai ternama, dan Kejaksaan hadir untuk memfasilitasi potensi tersebut agar lahir pemimpin masa depan yang berakhlak mulia," tegas Didik.

​Beliau juga memotivasi para peserta, termasuk utusan dari Barru, agar tampil dengan kepercayaan diri tinggi. Menurutnya, berani tampil di atas mimbar adalah langkah awal membentuk mental kepemimpinan.

​Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Selasa (3/3/2026). Puncak acara dan penganugerahan pemenang rencananya akan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan, mulai dari Gubernur hingga Kapolda dan Pangdam.

​Melalui Pelita Ramadhan 1447 H ini, Kejati Sulsel berharap pesan-pesan kebaikan yang disampaikan oleh para dai cilik dapat menjadi pelita bagi masyarakat luas, sekaligus mempererat hubungan humanis antara instansi penegak hukum dengan warga Sulawesi Selatan. 


​Sumber: KASI PENKUM KEJATI SULSEL

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update