-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bupati Andi Ina, Jad Inspektur Upacara Upacara Hari Kesadaran Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 | Juni 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-17T08:30:10Z

RADAR-BARRU.COM– Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si, bertindak selaku Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kabupaten Barru yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Barru, Rabu (17/06/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Barru, Ketua Pengadilan Negeri,  Setda, pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, Kepala BPN Barru, Kepala BPS Barru, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor Kementerian Haji, Kepala Rutan Kelas IIB Barru, Danpos TNI AL Kabupaten Barru, Direktur RSUD La Patarai, Branch Manager PT Taspen Kantor Cabang Makassar, Pimpinan Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Pangkep,
Kepala BKPSDM,Kab.Barru,  para pejabat administrator, camat, serta seluruh ASN dan PPPK lingkup Pemerintah Kabupaten Barru.

Dalam amanatnya, Bupati Barru menegaskan pentingnya evaluasi kinerja seluruh perangkat daerah seiring dengan berakhirnya triwulan kedua Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, evaluasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan seluruh program dan kegiatan benar-benar efektif, efisien, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Kita harus melihat capaian program berdasarkan data dan hasil yang terukur. Dari situ kita dapat mengetahui program yang berhasil, yang perlu diperbaiki, bahkan yang harus dihentikan apabila tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," tegas Bupati.
Bupati juga mengingatkan bahwa kondisi fiskal daerah masih terbatas sehingga seluruh perangkat daerah harus mampu menetapkan prioritas pembangunan secara tepat melalui prinsip money follows priority program.

Ia meminta agar kegiatan yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, seperti belanja seremonial dan perjalanan dinas yang kurang produktif, dapat diminimalisasi.
Menurutnya, fokus pembangunan Kabupaten Barru harus diarahkan pada upaya penurunan angka kemiskinan, percepatan penanganan stunting, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.

"Permasalahan kemiskinan dan stunting harus diidentifikasi secara komprehensif hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Langkah-langkah yang kita lakukan harus berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Andi Ina juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan sinkronisasi program dengan kebijakan strategis pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat guna membuka peluang pendanaan yang lebih besar bagi daerah.

Ia mengungkapkan optimismenya terhadap peluang masuknya anggaran pusat untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Barru.
"Insya Allah tahun 2026 Kabupaten Barru akan memperoleh bantuan Inpres Jalan Desa sebesar Rp100 miliar. Tahun 2025 kita mendapatkan kurang lebih Rp50 miliar, dan tahun ini kita terus berupaya agar alokasi tersebut meningkat demi percepatan pembangunan daerah," ungkapnya yang disambut antusias peserta upacara.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan inovasi daerah. Ia mengajak seluruh aparatur untuk bertransformasi menjadi sistem pemerintahan yang adaptif, tangguh, dan responsif terhadap berbagai perubahan serta tantangan pembangunan.

Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh program pembangunan dilaksanakan secara tepat sasaran dengan menggunakan pendekatan by name by address serta mengoptimalkan pemanfaatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan berbagai data sektoral lainnya.
"Kita tidak boleh lagi menyusun program tanpa dasar data yang jelas. Setiap kebijakan harus benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Dalam arahannya, Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan DPRD, Forkopimda, perguruan tinggi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Barru atas sinergi yang telah dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Barru dalam membuka akses komunikasi dengan pemerintah pusat.

"Alhamdulillah, melalui berbagai upaya dan kolaborasi yang terjalin, Kabupaten Barru berpeluang memperoleh dukungan dari Kementerian Pariwisata berupa pembangunan infrastruktur pada kawasan-kawasan wisata yang ada di daerah kita," katanya.

Pada bagian akhir amanatnya, Bupati Barru memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya disiplin aparatur sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah.
"Disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu atau mengenakan seragam dengan rapi. Disiplin adalah cerminan tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat. Visi besar Kabupaten Barru tidak akan terwujud tanpa kedisiplinan yang tinggi dari seluruh ASN," ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru tetap berkomitmen menjaga kesejahteraan ASN, termasuk memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tetap diberikan tanpa pengurangan. Namun demikian, pemberian TPP akan tetap mengacu pada tingkat kedisiplinan dan kinerja masing-masing pegawai.

"TPP diberikan kepada yang berhak. Jika ingin mendapatkan TPP secara penuh, maka tingkatkan kedisiplinan dan semangat kerja. Ini adalah bentuk keadilan bagi ASN yang bekerja secara optimal dan bertanggung jawab," tegasnya.

Usai pelaksanaan upacara, Bupati Barru menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Barru yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Juli hingga 1 Agustus 2026. Selain itu juga dilakukan penyerahan manfaat Program Tabungan Hari Tua (THT) dan Program Pensiun.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru, Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
"Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjadi ASN. Insya Allah seluruh pengabdian yang telah dilakukan menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Barru," tutupnya.

Dengan semangat Hari Kesadaran Nasional, Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen untuk terus bekerja secara terarah, terukur, dan berdampak demi mewujudkan Barru Berkeadilan, Barru Maju Berkelanjutan, dan Barru Sejahtera Lebih Cepat.(*) 
×
Berita Terbaru Update