RADAR-BARRU.COM--- Film 'Bapak Paling Jujur' persembahan Cahaya Pictures bersama Studio Antelope yang disutradarai oleh Fajar Nugros ini segera tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 15 Oktober mendatang. Film ini merupakan adaptasi dari film Brazil 'O Candidato Honesto' yang telah dirilis pada tahun 2014 lalu. Dalam versi Indonesia, film ini dikemas dengan situasi yang dialami masyarakat Indonesia saat ini. Hal ini diungkapkan sutradara Fajar Nugros dalam Press Conference Film 'Bapak Paling Jujur' di XXI Epicentrum, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
"Jadi apa yang terjadi di Brasil ternyata sangat dekat dengan masyarakat Indonesia, dan film ini base on-nya kan jelas dari sana. Tapi tetap kita punya koridor saat mengerjakan film ini, kami tidak melakukan sesuatu yang di luar garis batas. Ini semua sudah ada di ruang sosmed kita, dan kita tinggal menjahitnya. Tapi yang jelas premisnya bagus, terus journey karakternya juga sangat jelas. Jadi, di bagian mana yang kita butuhkan mengambil data yang ada di masyarakat, kita tinggal collect gitu. Jadi ini namanya komedi peristiwa," ujar Fajar Nugros.
Lebih lanjut Fajar Nugros, menjelaskan persoalan kejujuran dalam cerita Film 'Bapak Paling Jujur' tidak berdiri
sendiri, melainkan berkaitan dengan bagaimana seseorang membangun kepercayaan.
“Sebuah prestasi yang dibangun di atas kebohongan, seperti membangun istana pasir,” jelasnya.
Selanjutnya Andovi da Lopez yang berperan sebagai Jonas Prakoso turut menyampaikan pandangannya terkait kondisi masyarakat terhadap pemerintahan Indonesia saat ini.
"Kita semua disini, sudah lelah dengan kebohongan-kebohongan. Kita semua tahu fakeness di sosial media. Saya berbicara soal in real life. Social media penuh dengan AI, penuh dengan brain rot. We need genuine authenticity," tutur Andovi.
Andovi juga mengatakan, apakah politisi saat ini bisa berkata dengan jujur? Lalu bagaimana dampaknya setelah seorang politisi berkata soal kejujuran di tengah banyaknya politisi lebih memilih kebohongan demi memenuhi keinginannya.
"Jadi ketika, ada politisi yang jujur banget. Emang ini bisa atau enggak? Dan kalau beneran politisi ini jujur, emang dampaknya seperti apa? Apakah akan selalu baik? Apakah akan kacau? Itu yang mau dieksplor di film ini dan semoga kalian kalau nonton film ini, kalian akan merasakan hal yang sama," ucapnya.
"Semoga film ini bukan cuma soal politisi saja atau pemimpin yang jujur atau tidak, tapi rakyat sendiri kita harus bercermin kepada diri kita sendiri, apakah kita jujur atau tidak," imbuhnya.
Film 'Bapak Paling Jujur' juga menghadirkan ensemble cast yang terdiri dari Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, David Nurbianto, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), Mieke Shahir, dan pemain lainnya.
Meski menggunakan dunia kampanye dan politik sebagai latar, Film 'Bapak Paling Jujur' pada dasarnya merupakan drama komedi tentang manusia dan cara mereka menjalani kehidupan dengan berbagai pilihan, pertimbangan, serta “filter” yang digunakan setiap hari.
Melalui situasi yang absurd dan menghibur, film ini memperlihatkan bahwa berkata jujur tidak selalu sederhana dan kejujuran tanpa tanggung jawab juga dapat membawa konsekuensi yang tidak terduga.(Gbr)