RADAR-BARRU.COM- Sejumlah warga di Barru meminta aparat untuk merazia pedagang petasan. Mereka resah, suara petasan saat Ramadan malam hari maupun sianf, kian tak terkontrol di kalangan remaja dan anak-anak.
"Pasti terganggu dengan bunyi petasan itu, mainnya di lingkungan masjid pula. Orang yang lagi salat tarawih tentu terganggu," kata Iksan. Sabtu (01/04/2023) siang.
Warga lainya Riki, mengatakan suara petasan tersebut terlalu besar, sangat menakutkan, karena bunyi petasan bukan suara kecil dikeluarkan, tapi suara mirip ledakan dahsyat.
"Anak-anak yang main, tapi petasannya dilempar pinggir jalan samain itu anak-anak asal lempar petasan sehingga orang-orang kaget. Jika, ada orang punya riwat sakit, yang memang tidak bisa terkejut, bahaya sekali," ujarnya Riki.
Sejak awal ramadhan 1444 H tahun 2023 ini, belum tampak pihak yang berwenang melakukan razia atau penertiban petasan.
Sumber: radar-barru.com