RADAR-BARRU.COM– Perhelatan politik Pemilu dan Pemilihan yang akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru, gelar sosialisasi penanganan pelanggaran.
Kegiatan tersebut digelar warkop Fadhil, Selasa (08/08/2023) dalam materinya melalui zoom, Dosen Fakultas Hukum Unhas Ahli Hukum dan Pidana, Prof Amir Ilyas, harap ASN, TNI dan Polri jaga Netralitas pemilu 2024.Tak Boleh Ada Simpatisan Calon Tertentu Pemilu 2024.
Prof Amir Ilyas, menyampaikan materinya tersebut adalah menyebarluaskan pemahaman kepada ASN, TNI dan Polri di Kabupaten Barru terkait pengawasan netralitas pada Pemilu dan pemilihan dan antisipasi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh ASN, TNI dan Polri.
“Upaya dari pencegahan dan pemberitahuan hal-hal yang berkenaan dengan netralitas ASN, TNI dan Polri di lingkungan Pemkab Barru,” kata Amir Ilyas, depan peserta yang hadir TNI dan Polri, Jaksa pihak Pemda, Serta Wartawan yang turut hadir.
Persoalan netralitas ASN tentunya berbeda dengan Netralitas TNI dan Polri dalam momen pemilihan yang tidak menggunakan hak pilihnya, baik untuk Anggota Legislatif, Kepala Daerah maupun Presiden.
Ia mengharapkan pada pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan pada tahun 2024 tidak ditemukan pelaporan maupun temuan adanya pelanggaran netralitas ASN.
ASN juga dihimbau harus bijak dalam menggunakan media sosial jangan sampai memberikan respon atau komentar yang menunjukkan keberpihakan kepada pasangan calon tertentu atau simbo-simbol tertentu.
“Hati-hati dalam bersikap dan bertindak jangan sampai terindikasi memihak bakal calon atau pasangan calon pemilu 2024,” ujarnya
Lebih lanjut dijelaskan, pencegahan, pengawasan dan pembinaan netralitas ASN, TNI dan Polri tetap menjadi tanggungjawab pejabat yang berwenang dari lembaga/instansi masing-masing secara berjenjang.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Barru, Ketua KPU Barru TNI dan Polri, Satpol PP dan pihak Pemda Barru.
Sumber: radar-barru.com