Sekjen PDIP Hasto Sebut Nama Sandiaga



RADAR-BARRU.COM,- Bursa Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendamping bakal Capres Ganjar Pranowo masih menjadi teka-teka. Ada sejumlah nama yang diteropong PDI Perjuangan. Yakni, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Andika Perkasa, Mahfud MD.

Dari nama yang beredar konon sudah mengerucut menjadi dua nama. Siapakah dia?

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto awalnya menyatakan sosok pendamping Ganjar sebagai bakal Cawapres tidak menutup kemungkinan akan muncul dari sosok calon diluar nama yang beredar di publik saat ini.

Namun kabar terbaru Hasto tiba-tiba memberikan apresiasi kepada Menparekraf sekaligus Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno.

Hasto menyebut sosok Sandiaga Uno merupakan bakal Cawapres Ganjar Pranowo yang layak dan menarik hati. Hal itu disampaikan Hasto lewat sebuah pantun.


“Jadi saya akan bacakan pantun. Mas Sandiaga Uno ini pintar sekali, bangun Indonesia maju dan berdikari. Kesadaran ideologisnya semakin tinggi, salah satu Bacawapres Ganjar yang menarik hati,” kata Hasto di akhir sambutannya dalam acara diskusi bedah buku ‘Merahnya Ajaran Bung Karno: Narasi Pembebasan Ala Indonesia’, Aula Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2023).

Hasto sebelumnya memulai sambutan dengan mengulas buku karya Airlangga Pribadi tersebut. Dia mengungkit bagaimana pemimpin yang memperjuangkan kaum marhaen atau golongan rakyat kecil dalam cengkraman penguasa.

“Tanpa ada kepekaan seorang pemimpin terhadap hanura (hati nurani rakyat-red) ini, maka sebanyak-banyaknya petani menderita tidak akan tuh tersentuh seluruh gagasan pemikiran kritis dari seorang pemimpin, itulah yang dilakukan oleh Bung Karno ketika bercakap-cakap dengan marhaen. Karena Bung Karno merasakan hanura,” tutur Hasto.

Ia kemudian menyebut satu-satu partai pengusung Ganjar Pranowo dalam falsafah politiknya. Hasto mengatakan ada PPP sebagai bagian perjuangan kaum petani. Ia menyebut bagaimana perjuangan para petani untuk mempertahankan kemerdekaan.

“Maka marhaen yang hanya memiliki alat produksi lahan yang sempit tapi dia berdaulat maka harus digalang. Maka munculah PPP, persatuan para petani saudara-saudara sekalian,” ucap Hasto.

“Jadi dengan PPP ini maka petani diorganisir bahwa kami sebenarnya bisa menentukan nasib bangsa ini menjadi bangsa yang merdeka,” katanya.

Ia kemudian menyertakan semangat kebangsaan yang diperjuangkan Bung Karno. Hasto menyinggung partai lain, yakni Perindo.

“Maka lahirlah Hanura, PPP dan Perindo tetapi Belanda bercokol hebat sekali sehingga ketika mendidik rakyat dengan kesadaran terhadap politik masih perlu suatu jiwa pembobol imperialisme munculah banteng pembebas saudara-saudara, PDI Perjuangan,” tuturnya.

Menurut Hasto dengan kerja sama partai tersebut tak cukup untuk menuntaskan permasalahan yang masih terjadi di Tanah Air. Ia menyinggung sosok Ganjar Pranowo yang bisa menyempurnakan hal itu.

“Nah, dengan PDIP ini juga nggak cukup ternyata masih muncul kasus Rempang, Masih muncul berbagai persoalan penindasan yang lain, meskipun Pak Jokowi sudah membangun kemajuan dari Sabang sampai Merauke dan infrasturktur tetapi masih ada PR demografi,” kata Hasto.

“Maka Hanura, PPP, Perindo, banteng pun nggak cukup, harus satu lagi supaya 4 sehat 5 sempurna yang namanya Ganjar Pranowo saudara-saudara ha-ha-ha,” sambungnya.

PPP Tetap Loyal Dukung Ganjar Meski Sandi Gagal Jadi Cawapres

Sementara itu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tetap loyal mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal Capres meski Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP Sandiaga Uno, tak terpilih sebagai cawapres Ganjar oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Hal ini ditegaskan Sekjen PPP Arwani Thomafi. “Ya mantap (bersama PDI-P),” kata Arwani usai menghadiri rapat ketum parpol dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2023).

“Kami sudah dalam posisi mengamankan keputusan Rapimnas V, di sana tidak hanya dihadiri oleh para ketua DPW se-Indonesia, tapi juga para senior partai, para kiai, habaib, yang sudah bersama-sama memutuskan untuk mencalonkan Pak Ganjar Pranowo,” imbuhnya.


Rapat kemarin, sebut dia, memang tidak membahas sosok pendamping Ganjar, melainkan peran masing-masing parpol pengusung untuk memaksimalkan kekuatan pemenangan.

“Misalnya di mana PPP, PDI-P, Hanura, Perindo dan relawan lalu juga di mana tokoh-tokoh pendukung dari Pak Ganjar harus melakukan upaya lebih maksimal,” ucapnya.

Hingga kini Ganjar beserta koalisinya belum mengumumkan sosok cawapres yang akan mendampinginya. Ada sejumlah nama yang cukup menguat menjadi sosok tersebut, seperti Sandiaga, Menko Polhukam Mahfud MD, hingga Menteri BUMN Erick Thohir.

Belakangan, juga mencuat wacana untuk menduetkan Ganjar dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang juga berstatus sebagai bakal calon presiden. (tim)

0/Post a Comment/Comments

Tag Terpopuler

Stay Conneted

Domain