RADAR-BARRU.COM--Pelaksanaan kegiatan lomba balap motor taxi gabah merupakan bagian dari pengembangan budaya, dimana sejarah orang terdahulu ketika telah mengambil hasil panen, maka mereka melaksanakan pesta panen dengan kegiatan lomba pacuan kuda atau _mappakalariang anynyareng_ kemudian di tranformasikan sesuai konteks zaman hari ini yaitu menggunakan motor yang dimodifikasi untuk mengangkut gabah.
Lomba balap motor taxi gabah yang diselenggarakan masyarakat Desa Nepo ini pertama kali dilakukan dengan semangat untuk memeriahkan pesta panen tahun ini dan rencana akan diadakan tiap tahunnya.
Kepala desa Nepo dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada seluruh Riders beserta timnya untuk tetap menjunjung sportivitas meskipun dalam perlombaan ada persaingan.
"Saya sangat berharap kepada seluruh Riders untuk tetap menjaga sportivitasnya, kami tahu dalam perlombaan pasti ada persaingan, tapi jangan karena itu kalian semua berselisih. Ujar Muhammad Toaha.
Begitupun yang disampaikan oleh Bapak yang mewakili Bupati barru dalam hal ini bapak Asisten 1, beliau juga menghimbau untuk tetap menjunjung sportivitas dan kondusivitas kegiatan agar bisa terselenggara dengan baik hingga selesai.
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa tokoh, Hadir Bapak Asisten 1 Pemerintah Daerah kabupaten barru, Kapolsek Mallusetasi, Danramil Mallusetasi, Babinsa Desa Nepo, Babinkamtibmas Desa Nepo, Kepala Dusun, RT, Tokoh masyarakat. Dan di dukung oleh beberapa sponsor diantaranya BRI, Honda, Gudang Garam, Dan Es teh Chacha. Juga Media Partner ada Warta.id, Radarbarru.id dan KembarOgi. News.