Pantauan wartawan dilokasi pembangunan proyek masjid raya, itu tampak terlihat, mobil truck yang melakukan bongkar muat tiap harinya.
Diduga timbunan itu berasal dari, lingkungan Lajulo, dekat lapangan, Kelurahan Tuwung, Kecamatan Barru.
Sementara, warga sekitar yang tidak mau disebut namanya, mengeluhkan atas galian tambang C yang melawati tiap harinya selain berdebu dan merusak jalan.
Lanjut, warga penambang juga tidak ada upaya melakuakn perbaikan jalan yang dilewati tiap hari-harinya padahal sangat merusak.
Sementara pihak penambang Galian C H.Sukri yang dikonfirmasi melalui telepon, mengaku miliki ijin, dirinya tidak mungkin mengambil timbunan tampak ada ijin.
"Kami memilik ijin pak, ada dirumah ijin, pesan singkat H.Sukri saat dikonfirmasi melalui telepon kepada wartawan," Pesan singkat H.Sukri.
Tim: redaksi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar