JAKARTA,- Harta kekayaan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komisaris Jenderal Polisi Setyo Budiyanto naik drastis sekitar Rp1,86 miliar dibandingkan harta kekayaan sebelumnya. Harta Komjen Pol Setyo pada 2025 tercatat mencapai Rp13,56 miliar. Saat terpilih sebagai Ketua KPK, harta Setyo Budi masih sekitar Rp 9 miliaran.
Pada 2024, kekayaan Komisaris Jenderal Polisi purnawirawan itu mencapai Rp11.703.000.000, sedangkan pada 2025 mencapai Rp13.568.801.377.
Data itu diketahui dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 2025.
Dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 2025, Setyo Budiyanto tercatat memiliki empat bidang tanah dan bangunan dengan nilai total Rp9.085.000.000. Aset-aset tersebut tersebar di Tangerang Selatan, Makassar, Bogor, hingga Depok.
Setyo melaporkan punya empat harta yang masuk dalam kategori alat transportasi dan mesin dengan nilai total Rp834.500.000. Berikut daftarnya:
Setyo melaporkan punya harta bergerak lainnya senilai Rp1.393.000.000. Dia juga punya kas dan setara kas senilai Rp2.356.301.377. Pejabat kelahiran 29 Juni 1967 ini juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp360 juta.
Tak punya Utang dan Surat Berharga
Suami Hj Henny Setyobudi ini tidak memiliki utang maupun surat berharga.
Setyo Budiyanto adalah jenderal bintang tiga Polri. Ia pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian sejak Maret 2024 silam. Lulusan Akpol 1989 ini beberapa kali menjabat di daerah Papua. Di antaranya Kapolres Biak Numfor, Wadirreskrim Polda Papua sampai Dirkrimsus Polda Papua.
Setyo Budiyanto juga pernah menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara dan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT). Pejabat berusia 57 tahun ini bukan orang baru di lembaga antirasuah. Ayah tiga anak ini juga pernah menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK selama lebih dari satu tahun pada 2020.
Selain itu, Setyo Budiyanto ini juga pernah menjabat sebagai Koordinator Wilayah III KPK sekaligus Pelaksana Tugas Dirdik KPK. ****